Follow detikFinance
Jumat, 29 Des 2017 10:50 WIB

Gedung Daendels 'Berhantu'? Ini Jawaban Sri Mulyani

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Sylke Febrina Laucereno. Foto: Sylke Febrina Laucereno.
Jakarta - Gedung AA Maramis atau gedung Daendels di kompleks Kementerian Keuangan akan direnovasi. Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) mengungkapkan sedang mendiskusikan dengan sejumlah pihak terkait renovasi gedung berusia 209 tahun itu.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan RI Sri Mulyani menjelaskan pihak Kemenkeu memang telah membicarakan renovasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

"Kami sudah pernah bicara dengan pak Menteri PU, kan ini gedungnya bagus ya dan warisan sejarah juga. Nanti kita akan lihat bagaimana perencanannya," ujar Sri Mulyani di Kompleks Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (29/12/2017).

Saat ditanyakan apakah gedung Daendels tersebut horor atau berhantu dia menjawab, itu adalah gedung yang bagus untuk pusat belajar.

"Nggak lah, saya malah tidak tahu kalau itu horor itu gedung bagus," ujar Sri Mulyani sambil tertawa.

Menurut dia. Indonesia adalah negara yang memiliki banyak sejarah. Gedung Daendels itu, menurut dia adalah saksi sejarah perjalanan republik ini.

"Nah itu bisa diceritakan dari gedung ini bisa jadi sumber sejarah yang baik," ujarnya.

Berdasarkan website Kementerian Keuangan Gedung AA Maramis dibangun pada 7 Maret 1809 oleh Gubernur Jenderal Hindia Belanda Herman Willem Daendels, untuk memindahkan istana Batavia yang mulai kumuh di muara Sungai Ciliwung ke wilayah pusat ibu kota baru Weltevreden.

Bangunan ini semula dirancang sebagai pendamping istana Gubernur Jenderal di kota Bogor (Buitenzorg Paleis) oleh seorang arsitek Ir. Letkol JC. Schultze. Pada tahun 1828 bangunan ini diresmikan oleh Komisaris Jenderal L.P.J Du Bus de Ghisignies. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed