Follow detikFinance
Jumat, 29 Des 2017 19:18 WIB

Sarinah Buka Toko Online, Produk Apa Saja yang Dijual?

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Trio Hamdani/detikFinance Foto: Trio Hamdani/detikFinance
Jakarta - PT Sarinah (Persero) membuka toko online melalui www.sarinahonline.co.id. Lantas barang apa saja yang dijual di sana?

Direktur Utama Sarinah, GNP Sugiarta Yasa mengatakan, seluruh produk yang mejeng di display Sarinah, Jakarta Pusat, bakal dijual juga di online store tersebut.

Produk-produk itu meliputi, makanan dan minuman, fashion, aksesories, koIeksi busana muslim, kerajinan tangan dari berbagai material, serta produk fashion ethnic seperti batik, tenun dan songket hingga sepatu dan sandal.

Untuk pakaian Muslim, terdiri dari hijab, gamis, baju koko. Sementara aksesoris terdiri dari jam, kacamata, perhiasan, dompet, ikat pinggang, dasi sapu tangan dan lain sebagainya.

Selanjutnya souvernir yang dijual online antaranya, produk berbahan kayu, perak, kulit, batu, mutiara, kain, kaca, lukisan dan lain sebagainya.

"Ini tentu UKM yang udah jadi partner kita yang jadi prioritas di Sarinah online store," katanya di Sarinah, Jumat (29/12/2017).

Direktur RiteI Sarinah, Lies Permana Lestari menambahkan, saat ini pihaknya memang masih memasarkan produk secara online dari UKM yang sudah bekerja sama dengan pihaknya yang ada di toko fisik milik mereka.

"Memang saat ini yang dionlinekan produk UKM yang ada di Sarinah. intinya kita onlinekan produk eksisting Sarinah. Saat ini kita masih dalam tahap uji coba. Itu mungkin masih di bawah 500 produk," tandasnya.

Pihaknya menargetkan grand launching Sarinah online store dapat terlaksana selambat-lambatnya triwulan I-2018. Sementara saat ini masih tahap uji coba kepada konsumen dan tahap penyempurnaan.

Target Rp 1 miliar

Sarinah menargetkan penjualan sebesar Rp 1 miliar melalui toko online di situs www.sarinahonline.co.id yang hari ini baru saja di-soft launching.

"Untuk target online kami cukup realistis, karena kami baru. Bukan berarti tak bisa ikuti tren yang ada. Itu target realistis sekitar Rp 1 miliar," kata Lies

Dia mengatakan, saat ini komposisi pendapatan Sarinah dari penjualan secara offline dan online perbandingannya sebesar 80% banding 20%.

Saat ini barang-barang Sarinah yang dijual secara online diperdagangan melalui Blanja.com, Bukalapak dan beberapa lainnya. Dengan hadirnya online store milik Sarinah sendiri, pihaknya menargetkan penjualan online meningkat menjadi 30% sementara offline 70% pada tahun depan.

"Ke depan kita yakin yang akan jadi lebih besar adalah digital. Di tempat lain udah gerak ke sana. Ritel offline kesulitan untuk besar seperti dulu. Sekarang department store makin kecil. Sekarang gunakan digital," lanjutnya.

Menurutnya, peningkatan penjualan online bukan hal mustahil mengingat sejumlah keunggulan yang ada termasuk dari sisi harga yang bisa dipangkas.

"Memang source offline itu kita langsung dari merchandise kita sehingga bisa minimalkan cost kami dan harga kompetitif dimana online pasti lebih murah dari offline," ujar Lies. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed