Pemerintah Bersikeras Bagi Hasil untuk Exxon di Bawah 15 %
Jumat, 10 Jun 2005 18:40 WIB
Jakarta -
Pemerintah bersikeras memberi jatah bagi hasil Blok Cepu untuk ExxonMobil lebih rendah dari 15 persen. Pemerintah mengklaim memperolah sinyal positif dari ExxonMobil."Yang jelas Exxon akan dapat lebih kecil dari 15 persen. Tidak ada kompensasi," kata Menko Perekonomian Aburizal Bakrie, Jumat (10/6/2005).Aburizal yang biasa disapa Ical menyampaikan hal itu usai mendampingi tim negosiasi Blok Cepu memberikan pemaparan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wapres Jusuf Kalla di kantor Presiden, Jalan Veteran, Jakarta. Hadir dalam kesempatan itu Menkeu Jusuf Anwar, Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro, Meneg BUMN Sugiharto. Namun Ical tidak bersedia merinci apa dasar pertimbangan pemerintah memberi bagi hasil lebih kecil kepada ExxonMobil. "Ini demi kepentingan nasional yang dimaksud kepentingan nasional adalah kepentingan kita, daerah dan Pertamina," tegas Ical.Karenanya, Ical menginstruksikan agar negosiasi tetap dilanjutkan, meski tidak bisa memrediksi atau memberikan deadline kapan negosiasi harus tercapai kesepakatan. Ical juga mengklaim memperoleh sinyal positif dari Exxon atas tawaran pemerintah itu.
(qom/)










































