Harga Tomat dan Rawit Melejit Jelang Tahun Baru

Harga Tomat dan Rawit Melejit Jelang Tahun Baru

Selfie Miftahul Jannah - detikFinance
Minggu, 31 Des 2017 12:14 WIB
Harga Tomat dan Rawit Melejit Jelang Tahun Baru
Foto: Puti Aini Yasmin/detikFinance
Jakarta - Beberapa harga komoditas seperti cabai rawit dan tomat mengalami kenaikan di akhir tahun 2017.

Berdasarkan pantauan detikFinance di Pasar Rasawari, harga cabai rawit dihargai Rp 60.000/ kilogram dari harga normal yaitu Rp 30.000/ kilogram. Begitu pula tomat yang hingga saat ini mencapai angka Rp 18.000/ kilogram dari harga normal Rp 10.000/ kilogram.

Menurut salah satu pedagang sayur di Pasar Rawasari, Asep, kenaikan harga dua komoditas tersebut sudah terjadi sejak 10 hari lalu. Dirinya menyebutkan, pasokan komoditas yang dia ambil dari Pasar Induk Senen sudah mematok harga tinggi, sehingga membuatnya terpaksa mengikuti kenaikan harga saat ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Cabai rawit biasanya Rp 30.000/kilogram sekarang jadi Rp 60.000/kilogram. Yang hampir sama naiknya itu tomat, dari yang biasa Rp 10.000/ kilogram menjadi Rp 18.000/ kilogram, pasokannya dari sana kan sudah mahal," kata dia kepada detikFinance, Sabtu (30/12/2017).

Ada pula komoditas lain yang mengalami kenaikan yaitu cabai merah keriting yang biasa dijual dengan harga Rp. 30.000/ kilogram menjadi Rp. 45.000. Sementara itu untuk beberapa komoditas lainnya yang naik seperti cabai hijau besar yaitu Rp 35.000 dan cabai merah besar seharga Rp 45.000.

Kemudian untuk komoditas kentang juga mengalami kenaikan, Asep yang biasa menjual kentang per kilonya yaitu Rp 15.000/ kilogram namun sudah beberapa hari ini Asep menjual kentang dengan harga Rp 18.000/ kilogram.

"Kentang dieng itu udah lama, harga biasanya Rp 15.000," kata dia.

Sementara itu komoditas lainnya yang juga mengalami kenaikan yaitu jenis buah mangga. Pedagang buah mangga, di Pasar Rawasari Andri menjelaskan, kenaikan harga buah mangga sudah terjadi sejak tiga hari ini.

"Sudah ada dari kemarin- kemarin, biasa jual sekilonya Rp 17.000 sekarang Rp 20.000, soalnya dari Pasar Kramatjati-nya sudah naik," ujar dia. (dna/dna)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads