Follow detikFinance
Rabu, 03 Jan 2018 13:33 WIB

PNS dan Polisi di Brebes Ramai-ramai Borong Bawang Merah

Imam Suripto - detikFinance
Foto: Imam Suripto Foto: Imam Suripto
Brebes - Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau disebut juga Aparatur Sipil Nasional (ASN) di lingkungan Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, mulai Rabu (3/1/2018), memborong bawang merah. Aksi borong bawang ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap anjloknya harga bawang merah di pasaran.

Aksi borong diawali dari kantor Sekretariat Daerah (Setda) oleh Bupati Brebes, Idza Priyanti. Empat kwintal bawang dari kelompok tani disiapkan untuk melayani sekitar 200 orang PNS yang bekerja di Sekratariat Daerah.

Menurut Idza Priyanti, pembelian bawang merah oleh PNS di Brebes ini untuk merespon keluhan petani akibat anjloknya harga. Para petani ini bahkan sempat melakukan aksi demo beberapa hari lalu di kantor Bupati.

"Keluhan petani ini langsung direspons dengan membuat surat edaran ke tiap tiap SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) untuk melakukan aksi borong bawang. Hari ini diawali dari kantor Setda dan secara berturut turut akan dilakukan oleh SKPD lain," terang Idza.

PNS di Brebes borong bawang merahPNS di Brebes borong bawang merah Foto: Imam Suripto/detikcom


Bawang yang dibeli oleh PNS ini, kata Idza harus langsung milik petani, bukan bakul atau pedagang. Teknisnya, tiap kelompok menyediakan bawang hasil panen dari para anggotanya. Dengan membeli dari petani, diharapkan mereka bisa mendapatkan keuntungan yang layak.

Idza menjelaskan, jika dikalkulasi, aksi borong ini akan menyerap 24 ton bawang merah dari petani. Sebab, di Pamkab brebes ada sekitar 12.000 PNS, dan seorang PNS wajib membeli 2 kg bawang merah dari petani.

"PNS ini membeli dengan harga Rp.18.000 per kg. Sengaja dipatok harga segitu agar mereka mendapatkan keuntungan yang layak. Kemudian setiap PNS wajib membeli sebanyak 2 kg dengan harga Rp.36.000," ujar Bupati.

Bupati menjelaskan, saat ini harga bawang merah sedang jatuh ke titik terendah. Bawang kualitas super saat ini hanya Rp.7.000 - 8.000 per kg. Untuk kualitas standar harganya lebih murah, yaitu Rp 4.000 per kg.

Fluktuasi harga ini diakibatkan ada 38 kabupaten dan kota di Indonesia yang sedang melakukan panen raya sehingga stok di pasaran melimpah. Untuk membantu petani bawang ini, Bupati Brebes juga mengimbau agar masyarakat ikut melakukan pembelian bawang langsung dari petani.

"Kalau bisa warga Brebes bisa ikut membeli bawang dari petani. Sehingga petani tidak dipermainkan oleh para tengkulak," ucap Idza.

PNS di Brebes borong bawang merahPNS di Brebes borong bawang merah Foto: Imam Suripto/detikcom

PNS di lingkungan Pemkab Brebes ikut mendukung aksi borong bawang ini. Ratnawati, Kepala Bagian Penanggulangan Kemiskinan Setda Brebes menjelaskan, dirinya sudah membeli bawang sebanyak 1 kwintal. Bawang ini selain untuk keperluan sehari hari juga dibagikan kepada keluarga dan tetangga.

"Saya sudah membeli 1 kwintal. Pas kebetulan sedang kumpul keluarga langsung dibagikan," katanya.

Sementara, salah seorang petani pemilik bawang mengaku sangat terbantu dengan aksi ini. Nanang, warga Desa Grinting menerangkan sangat terbantu dengan langkah yang diambil oleh pemkab Brebes.

"Lumayan untungnya kalo dibeli dengan harga Rp.18.000 per kg. Bisa mengurangi jumlah kerugian secara umum,"

Polisi ikut borong

Selain PNS, polisi di Brebes juga ikut menggelar aksi borong bawang untuk membantu petani. Kapolres Brebes, AKBP Sugiarto mengimbau kepada semua anggotanya untuk membantu meringankan beban petani bawang dengan membeli hasil panen.

Sugiarto meminta anggotanya memborong bawang langsung dari petani dengan harga Rp 12.000 sampai 15 000 per kg.

"Pembelian bawang merah itu merupakan bentuk keprihatinan dan komitmen anggota Polri, khususnya Polres Brebes untuk membantu meringankan beban petani bawang merah di Brebes, yang saat ini harga hasil panennya anjlok. Melalui aksi tersebut, hasil panen bawang merah bisa terserap. Sehingga, diharapkan harga bawang di pasaran akan merangkak naik. Mengingat, saat ini harga jatuh karena stok panen bawang melimpah dan tidak terserap pasar," papar Sugiarto, Rabu (3/1/2108) siang.

Polisi di Brebes borong bawang merah PetaniPolisi di Brebes borong bawang merah Petani Foto: Imam Suripto/detikcom

Imbauan ini, menurut Kapolres sekaligus untuk membantu mendongkrak harga bawang yang saat ini sedang terpuruk di level rendah.

"Aksi tersebut dilaksanakan serentak. Bahkan sudah berjalan sejak Sabtu (30/12/2017) lalu. Dilakukan bertahap di 17 wilayah Polsek yang ada," terangnya.

Dengan aksi ini, Sugiarto berhara berharap pendapatan petani juga bisa meningkat karena bawang hasil panennya bisa terjual dengan harga yang pantas.

Polisi di Brebes borong bawang merah PetaniPolisi di Brebes borong bawang merah Petani Foto: Imam Suripto/detikcom

Imbauan ini langsung ditindak lanjuti oleh tiap tiap polsek. Di Polsek Jatibarang misalnya, Kapolsek bersama anggotanya melakukan pembelian bawang petani di Desa Kendawa. Sebanyak 1 kuintal bawang merah dibeli dari petani dengan harga Rp 15.000/ kg atau di atas harga pasaran saat ini yang hanya sebesar Rp 7.000 - Rp 8.000/ kg.

Kemudian di Polsek Larangan, Kapolsek juga melakukan pembelian bawang merah hasil beberapa petani di Desa Kamal dan Desa Pamulihan. Aksi borong bawang juga dilakukan di Polsek Bulakamba, Kapolsek bersama anggotanya membeli bawang merah hasil panen petani di Desa Luwungragi. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed