Rapat dimulai dengan sambutan dari Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Sumardjo Gatot Irianto. Dalam sambutannya ia menjelaskan terkait hasil evaluasi Oktober-Desember 2016 dengan Oktober-Desember 2017 luas tanam padi, tanam jagung dan tanam kedelai Oktober
Hasil evaluasi luas tanam padi terdapat selisih yang lebih kecil di tahun 2017 dibandingkan 2016 sebesar 413.727 hektar. Dengan rincian tahun 2016 yaitu, 5.241.597 hektar dan tahun 2017 yaitu, 4.827.872 hektar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan evaluasi luas tanam kedelai juga terdapat selisih yang lebih besar untuk 2017, yaitu 106.022 hektar dibandingkan tahun 2016. Hal ini dengan rincian tahun 2016 sebesar 83.416 hektar dan tahun 2017 sebesar 189.438 hektar.
Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, dalam sambutannya mengatakan Indonesia saat ini swasembada untuk beberapa produk pangan.
"Ini kita melalukan rakor evaluasi Upsus. Luar biasa kita terima kasih kepada seluruh stakeholder karena capaian yang luar biasa. Alhamdulillah hari ini kita sudah bisa menyampaikan bahwa kita swasembada beras, bawang, jagung dan kedelai," ucap Amran di Kementerian Pertanian, Jakarta, Rabu (3/1/2017).
Amran mengatakan, akan meningkatkan produksi komoditas pangan, dan menggandeng Bulog untuk menjalankan rencana itu.
"Stok kita aman dan Insya Allah kita fokus dan tingkatkan komoditas strategi lainnya. Kita juga sinergi dengan bulog untuk menyerap sebanyak-banyaknya," terangnya. (hns/hns)











































