Follow detikFinance
Kamis, 04 Jan 2018 08:38 WIB

Fakta Seputar Ambruknya Girder Tol

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Halaman 1 dari 6
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Satu lagi proyek jalan tol yang mengalami kecelakaan konstruksi, yakni tol Depok-Antasari (Desari) yang enam buah bentang girdernya roboh setelah tersenggol oleh eskavator yang tengah bekerja. Ambruknya girder yang sudah terpasang ini pun menambah daftar proyek jalan tol yang mengalami kecelakaan konstruksi saat dalam masa pekerjaan.

Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencatat, setidaknya ada empat kejadian kecelakaan konstruksi pelaksanaan erection girder pada proyek jalan tol dalam kurun waktu tiga bulan ke belakang.

Di antaranya Jembatan Overpass Caringin di ruas Jalan Tol Bocimi, Jawa Barat pada tanggal 29 Oktober 2017 lalu. Di tanggal yang sama juga terjadi kejadian kegagalan pemasangan girder dengan bentang 50 meter pada Jembatan Overpass di ruas Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo, Jawa Timur. Kedua kejadian tersebut bahkan merenggut korban 2 orang meninggal dunia dan 4 orang luka-luka.

Lalu kegagalan pemasangan girder lainnya adalah di Jembatan Overpass pada proyek Jalan Tol Pemalang-Batang, Jawa Tengah dan yang paling teranyar pada Jalan Tol Desari di dekat pertigaan Antasari-TB Simatupang.

Kecelakaan konstruksi pada empat proyek tol yang masuk dalam proyek strategis nasional (PSN) Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini pun menimbulkan tanya mengenai pengawasan pekerjaan di tengah percepatan pekerjaan yang terus dikebut demi mengejar target penyelesaian yang telah ditetapkan.

Berikut fakta lengkap ambruknya enam girder tol Desari yang ditenggarai menelan rugi cukup besar.

(eds/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed