Follow detikFinance
Kamis, 11 Jan 2018 12:18 WIB

Kapal Maling Ikan Dilelang? Asosiasi Perikanan: Bisa Dikorupsi

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Dok. Humas Kementerian Kelautan dan Perikanan Foto: Dok. Humas Kementerian Kelautan dan Perikanan
Jakarta - Kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menenggelamkan kapal asing pencuri ikan belakangan diprotes. Padahal apa yang dilakukannya diyakini sudah sangat tepat.

Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (Kiara) mengatakan bahwa jika alat yang digunakan untuk kejahatan dilelang, malah akan menimbulkan masalah baru, yakni menjadi sumber korupsi.

Akan tetapi, Menteri Koordinator Kemaritiman dan pengusaha menyarankan Susi menyudahi penenggelaman kapal dan mulai memanfaatkan kapal-kapal tersebut untuk kepentingan nelayan.

"Kalau misalnya dia barang yang digunakan untuk melakukan kejahatan (dilelang) maka itu akan menambah masalah baru. Artinya kalau dia (kapal maling ikan) dilelang ada potensi untuk korupsi. Artinya pelaku pencurian ikan bisa membeli kembali kapalnya. Itu yang jadi catatan," kata Sekjen Kiara Susan Herawati ketika dihubungi detikFinance, Kamis (10/1/2018).

Berdasarkan undang-undang pun apa yang dilakukan Susi sudah tepat menurut dia. Malah akan menjadi tidak tepat jika kapal asing pencuri ikan dilelang.

"Kalau dilihat dari undang-undang yang berlaku di Indonesia tentu barang yang digunakan untuk melakukan kejahatan bisa dimusnahkan. Jadi secara aturan main sudah ada di undang-undang," paparnya.

"Yang bisa dilelang kan sebenarnya barang dari hasil kejahatan, jadi dia sitaan, dalam arti kan ikan, itu baru bisa dilelang," tambahnya. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed