Pemerintah dan BI Lakukan Konsolidasi Makro Ekonomi
Selasa, 14 Jun 2005 14:34 WIB
Jakarta -
Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) melakukan konsolidasi makro ekonomi. Konsolidasi ini dilakukan agar kedua institusi memiliki kesamaan pandangan dan informasi tentang perkembangan perekonomian terkini."Ini adalah pembicaraan rutin dalam rangka koordinasi pemerintah dengan bank sentral. Pertemuan dilakukan secara berkala," kata Menteri Keuangan Jusuf Anwar usai rapat koordinasi antara pemerintah dengan BI di Gedung BI Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (14/6/2005). Rapat koordinasi kali ini merupakan rapat koordinasi pertama kali semenjak pemerintahan SBY berjalan.Dalam pertemuan itu, dilakukan monitoring sektor keuangan dan ekonomi serta target-target makro ekonomi yakni Sertifikat Bank Indonesia (SBI), inflasi, neraca perdagangan, dan kurs. Menurut Menkeu, dengan adanya koordinasi ini diharapkan BI dan pemerintah dapat berbagi informasi tentang apa saja yang harus ditempuh dalam pembangunan. "Saya nilai pertemuan ini sangat positif untuk mensinkronkan kebijakan BI dan pemerintah. Tampaknya tidak ada gap informasi atau pun gap tatakrama," kata MenkeuDisebutkan juga dalam rapat koordinasi ini secara khusus dibahas mengenai langkah-langkah untuk mengendalikan volatilitas nilai tukar rupiah. Selain itu juga dibahas perkembangan di sektor keuangan dan perbankan seperti LPS (Lembaga Penjamin Simpanan), secondary mortgage fasility (SMF) dan hapus tagih terhadap kredit macet UMKM.
(mar/)










































