Follow detikFinance
Jumat 12 Jan 2018, 19:55 WIB

Kenapa Bukan Bulog yang Impor Beras? Ini Kata Mendag

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Kenapa Bukan Bulog yang Impor Beras? Ini Kata Mendag Foto: Mindra Purnomo
Jakarta - Kementerian Perdagangan (Kemendag) membuka impor beras 500 ribu ton dari Thailand dan Filipina. Kemendag pun menunjuk PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) dalam impor beras tersebut, padahal biasanya impor beras dilakukan oleh Perum Bulog.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, mengatakan alasan dirinya menugaskan PPI agar alokasi serta beras impor itu nantinya jelas. Dirinya juga ingin menghindari agar tak ada penilaian beras tersebut dioplos sebelum akhirnya didistribusikan.

"Kenapa tidak Bulog? Supaya jelas. Nanti timbul lagi persoalan, kalau Bulog dioplos dan sebagainya," kata Enggartiasto di Kemendag, Jakarta, Jumat (12/1/2017).

Enggar menjelaskan, nanti PPI bisa bekerja sama dengan pengusaha serta distributor beras lainnya untuk bisa langsung mengirim ke pasar. Dengan begitu, tak ada potensi kecurangan.

"Dari situ kita masukin di market langsung. Saya sudah sampaikan dan sekaligus laporkan," kaya Enggar.

Lebih lanjut dia menegaskan, bahwa beras impor ini akan masuk pada akhir Januari ini. Dia bilang, dengan ditunjuknya PPI ini bisa mengendalikan pasokan di pasar.

"Dia pada saat panen nanti, posisi ini sudah ada disini, dan dia akan penetrate, karena ini ada di pihak BUMN, maka itu sebabnya ada di BUMN agar saya bisa kendalikan mengenai supply market itu sendiri," pungkasnya. (zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed