Di Jakarta sendiri, pelaksanaan bazar dilakukan di 11 titik menggunakan mobil box ke Pasar Pondok Labu, Pasar Induk Beras Cipinang, Kelurahan Balekambang, Kecamatan Mampang, Pasar Warung Buncit, Pasar Cipinang Melayu, Kelurahan Cilandak Timur, Kelurahan Ragunan, Pasar Cijantung, Pasar Kramat Jati dan Kecamatan Tebet.
detikFinance berkesempatan mengunjungi salah satu titik di Jakarta, yaitu Pasar Pondok Labu. Berdasarkan pantauan, bazar beras murah tersebut baru dibuka pada pukul 09.36 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Puti Aini Yasmin/detikFinance |
Salah satu warga, Poppy mengatakan bahwa dirinya ikut menyerbu keramaian karena penasaran. Hingga akhirnya ia membeli beras karena dijual dengan harga yang murah.
"Penasaran ada ramai-ramai jadi ke sini. Ya sudah beli beras harganya murah," ucap Poppy di lokasi, Sabtu, (13/1/2018).
Sebagai informasi, bazar murah tersebut menjual beras medium ukuran 5 kg dengan harga Rp 44.000. Selain menjual beras pihaknya juga membawa bawang merah, bawang putih dan gula pasir.
Salah satu petugas bazar yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa pihaknya hari ini membawa 500 kg beras untuk dijual. Sedangkan untuk komoditi lain seperti bawang merah sebanyak 50 kg, bawang putih 40 kg dan gula pasir 50 kg.
Pasokan komoditi tersebut diperoleh dari Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) sehingga bisa dijual dengan harga yang lebih murah.
Foto: Puti Aini Yasmin/detikFinance |
"Ini murah kan langsung dari petani. Beras Rp 8.800/kg, bawang putih Rp 14 ribu/kg, bawang merah Rp 18 ribu/kg sama gula pasir Rp 12 ribu/kg," sebutnya.
Lantas hingga pukul 12.22 WIB bazar murah tersebut masih digelar. Rencananya pihaknya akan membuka bazar hingga pasokan pangan yang dibawa habis.
"Sampai habis dzuhur paling. Mau dihabisin hari ini," pungkasnya.
(ang/ang)











































Foto: Puti Aini Yasmin/detikFinance
Foto: Puti Aini Yasmin/detikFinance