Pertamina Operasikan Tanker Terbesar Buatan Indonesia

Pertamina Operasikan Tanker Terbesar Buatan Indonesia

- detikFinance
Rabu, 15 Jun 2005 12:35 WIB
Jakarta - Pertamina akan segera mengoperasikan satu unit armada tanker terbesar yangpernah dibuat di Indonesia. Tanker dengan nama lambung MT. Fastron ini memiliki bobot mati 30.000 LT (Long Ton) dan dibuat oleh PT PAL Surabaya. MT Fastron secara resmi diserah terimakan oleh Adwin H. Suryohadiprojo, DirekturUtama PT PAL selaku galangan pembangun kepada Widya Purnama, Direktur UtamaPT Pertamina (Persero). Penyerahan kapal disaksikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Surabaya, Rabu (15/6/2005).Tanker dengan panjang 180 meter dan lebar 30,5 meter memiliki daya jelajah 12 ribu nautical miles. Tanker 36 awak ini mampu mencapai kecepatan 14 knots dan dilengkapi dengan mesin utama berkapasitas 7.938 tenaga kuda. Tanker dengan draft 9 meter ini dirancang khusus untuk perairan Indonesia yang memiliki perairan relatif dangkal. Nama kapal ini diambil dari produk unggulan pelumas full synthetic Pertamina 'Fastron' yang mampu menembus standar tertinggi American Petroleum Institute (API) jenis API-SM. Tambahan armada ini diharapkan mampu memperkuat jajaran tanker Pertamina yang menjadi tulang punggung pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia. Pertamina akan memfungsikan tanker ini untuk mengangkut BBM domestik dari kilang Pertamina menuju Jakarta, Surabaya, Semarang atau kota kota besar lainnya. Sedangkan untuk pelayaran international akan digunakan untuk mengangkut impor produk BBM dari Singapura atau Malaysia. Kapal ini merupakan peremajaan armada tanker Pertamina yang mengoperasikan 151 unit tanker dengan komposisi 33 kapal milik dan 118 kapal charter. Dari seluruh armada milik Pertamina, 11 unit kapal berusia 21 - 25 tahun dan satu unit berusia diatas 25 tahun. Penguasaan tonase Perkapalan Pertamina saat ini baru 20 persen dari kebutuhan nasional dan akan terus ditingkatkan hingga mencapai 40 persen. Oleh karena itu, Perkapalan Pertamina sedang menunggu penyelesaian akhir pembangunan tiga unit tanker, yakni satu unit tanker 6500 LT di PT Dok & perkapalan Surabaya, dan satu unit 6500 LT serta satu unit 3500 LT yang dibangun di PT Nanindah Mutiara Shipyard Batam. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads