Follow detikFinance
Rabu, 17 Jan 2018 15:52 WIB

Tahun Politik Diprediksi Tak Pengaruhi Ekonomi RI, Ini Alasannya

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Foto: Ari Saputra Foto: Ari Saputra
Jakarta - Banyak orang khawatir terhadap kondisi ekonomi di tahun 2018. Pasalnya, tahun ini dikenal sebagai tahun politik di mana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dilaksanakan serentak di banyak daerah Indonesia.

Namun, Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya justru menilai bahwa pada dasarnya kondisi ekonomi di tahun politik akan lebih berjaya.

Pria yang akrab disapa Toto ini mengatakan pengaruh politik terhadap dunia pasar modal tidak separah ketakutan kebanyakan orang. Pasalnya ketakutan tersebut cenderung tidak terjadi.

Ia memberi contoh ketika aksi demo 212 yang tidak berpengaruh terhadap pasar modal. Demo tersebut justru berpengaruh pada kondisi politik.

"Pengaruh politik terhadap dunia pasar modal enggak seheboh dan seekstrem orang berspekulasi. Demo 212 ternyata juga enggak ngaruh banyak. Ada hal ekstrem harus cabut saham atau enggak, tapi lebih berpengaruh Pileg sama Pilpres," katanya di Grand Hyatt, Jakarta Pusat, Rabu (17/1/2018).

Sehingga, ia memaparkan bahwa kondisi ekonomi yang bisa memberikan dampak ke politik. Sebab ia menilai seluruh kejadian politik didasarkan oleh kondisi ekonomi.

"Ekonomi lah yang lebih memberikan impact ke politik. Bukan politik ke ekonomi. Seluruh dunia kerusuhan pergantian rezim biasanya selalu didahulukan oleh krisis ekonomi," tutupnya. (ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed