Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 17 Jan 2018 23:22 WIB

Sandi: Jakarta akan Fokus Beli Beras Lokal

Mochamad Zhacky - detikFinance
Foto: Muhammad Fida Ul Haq/detikcom Foto: Muhammad Fida Ul Haq/detikcom
Jakarta - Pemerintah akan mengimpor beras dari Thailand dan Vietnam akhir Januari ini. Beras impor itu untuk stok di gudang Bulog, sehingga cadangan beras aman di atas 1 juta ton.

Menyikapi kebijakan impor itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, memastikan pasokan beras untuk warga Ibu Kota tetap terjaga. Menurutnya Pemprov DKI akan memasok beras dari dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan warga DKI.

"Jakarta akan fokus untuk beli beras lokal. Saya dan Arief Food Station (Dirut PT PT Food Station Tjipinang Jaya) akan terus mengawasi bahwa fokusnya di lokal," kata Sandiaga, di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (17/1/2018).


Untuk memastikan ketersediaan beras terjaga, Pemprov DKI sudah berkoordinasi dengan Bulog. Mereka meminta Bulog memasok beras sebanyak 10 ribu ton.

"Kita meminta tambahan 5.000 ton untuk Food Station, yang untuk beras operasi pasar, dan 5.000 ton pasar untuk komersil. Sehingga stok yang ada di Food Station itu sebanyak 30.000 ton balik menjadi 40.000 ton. Ini untuk mengirimkan pesan ke pasar bahwa kita memiliki stok yang cukup," terang pria yang akrab disapa Sandi itu.


Wagub usungan Partai Gerindra dan PKS itu menekankan tidak ada kasus penimbunan beras di Jakarta. Namun, dia tak memungkiri bahwa suplai beras ke pedagang memang berkurang.

"Saya melihat tuduhan pedagang menimbun itu tidak ada. Mereka hanya kekurangan suplai," jelas dia. (zak/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed