Angka kebutuhan pilot tersebut dihitung dari pertumbuhan jumlah pesawat terbang yang diperkirakan bertambah di kisaran 5%.
"Aircraft-nya (pesawat terbang) tumbuhnya 5%. Jadi riil kebutuhan itu tumbuhnya 5% ya kan," kata Budi Karya usai membuka diskusi tentang Optimalisasi Penyerapan Pilot Ab Initio di Jakarta, Rabu (24/1/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Berapa jumlah pilot sekarang? 2.000, 5% cuma 100. Kalau 3000 ya 150. Saya enggak tahu (angka pastinya)," lanjutnya.
Kekhawatiran ditambah dengan adanya fakta, bahwa saat ini terdapat 18 sekolah penerbangan. Rata-rata diperkirakan mampu mencetak 50 pilot pemula per tahun. Artinya 18 sekolah mampu menciptakan 900 pilot pemula. Sementara lapangan kerja yang tersedia tidak sebanding.
"Kalau 1 tahun 18 sekolah, masing masing 50 (siswa), 900 (siswa) loh satu tahun, banyak banget," ujarnya.
Dia menerangkan kalau pertumbuhan jumlah penumpang lebih pesat ketimbang jumlah pilot.
"Sekarang ini kalau lihat angka pertumbuhan penerbangan kita jumlah itu naiknya 7%, 7% 1 tahun atau 8%-9% lah. Tapi tahun berapa ini yang tumbuh adalah penumpangnya," tambah Budi. (eds/eds)











































