Follow detikFinance
Kamis, 25 Jan 2018 19:34 WIB

Respons Kebijakan Trump, LG Naikkan Harga Mesin Cuci

Mochammad Prima Fauzi - detikFinance
Foto: thinkstcok Foto: thinkstcok
Jakarta - Presiden Amerika serikat (AS), Donald Trump, akan menetapkan penarikan bea masuk untuk mesin cuci dan panel surya China yang diimpor ke Negeri Paman Sam. Atas pengumuman tersebut, salah satu produsen mesin cuci akhirnya menaikkan harga.

Pada Rabu, 24 Januari 2018, LG mengumumkan kepada para peritelnya bahwa harga mesin cuci akan mengalami kenaikan. Sebab, harga mesin cuci buatan China yang masuk AS dipastikan akan naik setelah kebijakan bea masuk tinggi yang diterapkan Trump.

"Dalam situasi bisnis seperti sekarang ini, kami memutuskan akan menaikkan harga, detailnya akan dijelaskan dalam laporan terpisah," ungkap eksekutif LG, Thomas Yoon dalam keterangan tertulis yang didapat CNN Money, Kamis (25/1/2018).

Sementara untuk besaran harganya, pihak LG masih belum mau mengungkapkan. Selain itu mereka juga masih belum menjelaskan waktu penetapan kenaikan harganya.


Meski demikian menurut analis dari IHS Markit, Dinesh Kithany, konsumen akan dihadapkan dengan kenaikan harga sebesar US$ 70 hingga US$ 100 atau 15% hingga 20%.

Keputusan bea masuk mesin cuci diumumkan oleh perwakilan atase perdagangan AS, Robert Lightize, awal pekan ini. Sebanyak 1,2 juta mesin cuci impor dari China akan dikenakan bea masuk 20% dan mencapai 50% jika ambang batas tersebut terpenuhi.

Sementara itu, produsen mesin cuci asal Korea Selatan lainnya, Samsung, masih belum memberikan komentarnya soal kenaikan harga pasca kebijakan Trump tersebut. (ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed