Follow detikFinance
Kamis, 01 Feb 2018 16:24 WIB

Benarkah Tarif Taksi Online Makin Mahal?

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Foto: Tim Infografis/detikcom Foto: Tim Infografis/detikcom
Jakarta - Hari ini Peraturan Menteri (PM) Perhubungan Nomor 108 Tahun 2017 mulai efektif diberlakukan pada 1 Februari 2018 ini. Aturan itu termasuk di dalamnya soal penetapan tarif batas atas dan batas bawah taksi online.

Dengan pemberlakuan aturan tersebut mulai hari ini, sejumlah pengguna yang biasa menggunakan jasa taksi online resah lantaran khawatir biaya transportasinya makin mahal.

Benarkah tarif taksi online hari ini makin mahal?

[Gambas:Video 20detik]


Pantauan detikFinance penyesuaian tarif sesuai permenhub tersebut sebenarnya sudah dimulai sejak tiga bulan lalu, atau tepatnya pada 1 November 2017. Pada saat itu, kebijakan mengenai tarif batas atas dan batas bawah juga sudah mulai diterapkan. Namun, kemudian pemerintah memberikan masa transisi selama tiga bulan atau hingga 1 Februari ini.

Pada tanggal 1 November 2017 lalu detikFinance langsung mencoba menggunakan taksi online dari beberapa aplikasi untuk mengecek kenaikan tarif tersebut.

Pada saat itu tarif yang dikenakan taksi online sudah sesuai ketentuan PM 108/2017 untuk wilayah I dengan batas bawah Rp 3.000 per kilometer dan batas atasnya Rp 6.000. Kemudian untuk wilayah II batas bawahnya Rp 3.700 per kilometer dan batas atas Rp 6.500 per kilometer.

Saat itu detikFinance mencoba untuk menjajal aplikasi taksi online dari kawasan Pamulang, menuju Stasiun Rawa Buntu, Tangerang Selatan. Jarak yang tampak dari aplikasi tersebut sekitar 6,7 kilometer.

Sementara tarif yang dikenakan oleh aplikasi untuk menuju lokasi yang dituju sebesar Rp 24.000.

Jika dihitung secara kasar tarif yang diberikan, yakni Rp 24.000 : 6,7 kilometer, maka hasilnya sekitar Rp 3.582 untuk tarif per kilometernya. Artinya, tarif yang dikenakan itu masih sesuai dengan penetapan yang diberikan oleh pemerintah, yakni wilayah I dengan batas bawah Rp 3.500 per kilometer dan batas atasnya Rp 6.000.

Kemudian pada hari ini, 1 Februari 2018 atau pada penetapan efektif PM 108/2017, detikFinance kembali memantau penerapan aturan itu di lapangan, yakni dengan cara menggunakan taksi online dari salah satu operator yang sama dan rute yang juga sama.

Dari kawasan Pamulang, detikFinance memesan taksi online menuju Stasiun Rawa Buntu, Tangerang Selatan. Tarif yang dikenakan oleh aplikasi tersebut untuk menuju lokasi yang dituju sebesar Rp 24.000 dengan jarak sekitar 6,7 kilometer. Tarif tersebut sama dengan tarif yang dikenakan pada 1 November 2017 lalu, dengan perhitungan sekitar Rp 3.582 untuk tarif per kilometernya.

Itu artinya, sejak dikeluarkannya PM 108/2017 pada November lalu hingga 1 Februari 2018 atau saat implementasi efektif ini, taksi online telah mengikuti ketentuan pemerintah dalam mengenakan tarif batas atas maupun batas bawah. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed