Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 01 Feb 2018 19:05 WIB

Driver Taksi Online Minta Jaminan Agar Aplikasi Tidak Semena-mena

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Foto: Tim Infografis/detikcom Foto: Tim Infografis/detikcom
Jakarta - Pemerintah mulai memberlakukan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 108 Tahun 2017 secara efektif pada 1 Februari ini. Seluruh pengemudi taksi online sudah harus mengikuti aturan tersebut.

Salah seorang pengemudi taksi online, Suhartono, mengaku tak masalah bila harus mengikuti semua aturan itu, asalkan pemerintah bisa menjamin keberlangsungan pengemudi taksi online, termasuk menjamin sanksi yang diberikan pihak operator.

"Kalau saya pribadi, enggak terlalu masalah kalau memang sudah niat di situ. Cuma yang menjadi masalah setelah di KIR, di stiker, SIM A umum, tiba-tiba ada masalah suspend, berani jamin enggak pemerintah kalau tidak seperti itu," katanya kepada detikFinance, Jakarta, Kamis (1/2/2018).

Sebab, Suhartono menuturkan, selama ini banyak terjadi di lapangan kalau pihak perusahaan aplikasi taksi online kerap memberikan sanksi sepihak kepada para mitra pengemudinya.

Para pengemudi, kata Suhartono, kerap dihentikan atau disuspend operasinya karena mendapat keluhan dari penumpang tanpa terlebih dahulu diberikan kesempatan melakukan konfirmasi.

"Kadang-kadang jadi masalah kan kita suka ada suspend. Misalnya ada penumpang mengadu bahwa sopir begini begini, nah itu kadang-kadang pihak operator langsung suspend, enggak klarifikasi dulu. Itu suspend pertama lima hari kita enggak bisa narik. Kalau kejadian berulang sampai tiga kali gitu suspend tetap," jelas dia.

Hal itu, kata Suhartono, membuat para pengemudi menjadi rugi, lantaran mereka tidak bisa membawa penumpang. Oleh sebab itu, dia meminta kepada pemerintah untuk bisa menjamin hal itu kepada para pengemudi taksi online.

"Nah sekarang pemerintah berani jamin nggak, kalau kita nggak bakal disuspend? Karena sekarang cuma sepihak doang. Trus kalau ada yang cancel atau apa, kan performa kita turun, jadi sulit dapat bonus," tuturnya. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed