Follow detikFinance
Rabu, 07 Feb 2018 20:19 WIB

Berapa Target Penyerapan Beras di Sumsel? Ini Kata Bulog

Raja Adil Siregar - detikFinance
Foto: Raja Adil Siregar/detikcom Foto: Raja Adil Siregar/detikcom
Palembang - Hasil serapan beras petani di Sumatera Selatan (Sumsel) masih cukup rendah, bahkan sampai saat ini penyerapan baru mencapai 217 ton beras. Bagaimana penyerapan beras oleh Bulog?

"Bulog saat ini menggunakan skema dan mekanisme pembelian beras komersial, belum menggunakan sesuai HPP (Harga pembelian petani). Jadi kita beli beras dari petani dengan harga Rp 10.000/kg, penyerapan baru 217 ton," kata Kepala Perum Bulog Divre Sumsel Babel, Bakhtiar AS kepada wartawan, Rabu (7/2/2018).

Untuk 217 ton beras yang telah diserap, seluruhnya didapat dari kabupaten Ogan Komering Ulu dan Banyuasin sebagai lumbung padi di Sumsel. Di mana pada tahun ini Bulog Divre Sumsel Babel ditarget dapat menyerap beras petani sebanyak 80.000 ton.


Dengan jumlah yang masih cukup besar, Bulog berkeyakinan dapat terpenuhi saat petani di Sumsel mulai melakukan panen raya. Termasuk dalam memastikan stok beras yang tersedia di gudang untuk 3-4 bulan ke depan.

Sedangkan untuk menjaga kestabilan harga pasar, pihaknya telah menyalurkan ke daerah dan pasar-pasar tradisional. Bahkan sejak awal tahun beras Madiun ini telah disalurkan sebanyak 4.000 ton beras melalui operasi pasar.

Tidak hanya beras, Bulog menyalurkan bantuan sosial masyarakat sejahtera di Wilayah Sumsel dan Babel. Ada sekitar 2.300 ton yang sudah sampai ke tangan masyarakat atau sekitar 60 persen.


"Untuk operasi pasar kita terus lakukan dalam menjaga stabilitas harga. Begitu pula untuk bantun sosial masyarakat yang diberikan secara gratis tanpa tebusan sesuai perintah dari Kemensos," sambungnya.

Sementara Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumsel, Erwin Norwibowo menargetkan dapat cetak sawah sebanyak 1.300 hektare lahan sawah baru.

"Kalau target tahun ini mencetak 1.300 hektare lahan sawah baru, cetak sawah juga akan mendapat anggaran pusat melalui dana APBN. Cetak sawah baru ini akan terfokus di Ogan Ilir, Musi Banyuasin dan Ogan Komering Ulu Timur," kata Erwin (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed