Follow detikFinance
Kamis, 08 Feb 2018 12:25 WIB

Uni Eropa Tanam Duit Rp 43 Triliun di RI Sepanjang 2017

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Foto: Puti Aini Yasmin Foto: Puti Aini Yasmin
Jakarta - Sepanjang 2017 Uni Eropa (UE) melakukan investasi sebanyak Rp 43,2 triliun. Hal ini membuat Eropa menjadi negara ke-4 terbesar yang melalukan investasi di Indonesia.

Deputi Bidang Pengembangan Iklim Penanaman Modal BKPM Farah Ratnadewi Indriani mengatakan bahwa Uni Eropa (EU) merupakan negara ke-4 terbesar yang melakukan investasi di Indonesia. Jumlah kontribusi tersebut mencapai Rp 43,2 triliun.

Ia merinci bahwa UE berkontribusi sebanyak 10% dari total investasi dengan nilai US$ 3,2 miliar atau setara dengan Rp 43,2 triliun (kurs Rp 13.500). Kontribusi tersebut meningkat sebanyak 20% dari realisasi tahun 2016.

"EU adalah negara empat terbesar yang melakukan kerjasama investasi dengan Indonesia setelah Singapura, Jepang dan China. Kontribusi investasi Eropa sebesar 10% dari investasi di Indonesia tahun lalu sama dengan China," katanya di kantor BKPM, Jakarta, Kamis (8/2/2018).


"Mencapai US$ 3,2 miliar. Naik 20% dari realisasi investasi Eropa tahun 2016," sambungnya.

Lebih lanjut, Ratna mengatakan bahwa Belanda dan Inggris menjadi negara yang terbesar yang berkontribusi dari investasi UE ke Indonesia. Dengan masing-masing angka sebanyak 41% dan 24%.

"Belanda dan Inggris menjadi negara yang menyumbang kontribusi terbesar. Belanda 41% dari total investasi Eropa dan Inggris 24%," imbuhnya.

Selain itu, ia juga menyebutkan bahwa Polandia dan Denmark juga menunjukkan ketertarikan berinvestasi di Indonesia. Oleh karenanya, ia menilai investasi tersebut dapat membantu Indonesia dalam membuka lapangan kerja.

"Tren bagus ini tidak hanya diperlihatkan oleh negara mainstream tapi juga negara negara Polandia dan Denmark. Investasi yang disumbangkan oleh UE membantu Indonesia dalam membuka lapangan kerja di Indonesia," tutupnya (zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed