Kepala BKPM Thomas Lembong mengatakan bahwa dirinya telah meminta kepada lembaganya untuk mengejar para pelaku startup agar mau melaporkan data investasi mereka. Sebab selama ini ia mengaku tidak memiliki data yang resmi.
"Kita minta kejar-kejar e-Commerce seperti Gojek, Traveloka untuk update laporan mereka mengenai investasi ke BKPM. Karena sayang ya kan kita data tidak resmi dari liputan media, syukur ada teman-teman media. Jadi sekarang perlu data resmi," katanya di Jakarta, Kamis (8/2/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita harus kejar (tahun 2018) itu karena berarti angka kita belum menghitung angka besar yang sudah masuk," imbuhnya.
Lebih lanjut, Tom mengaku bahwa hingga saat ini pihaknya belum memisahkan pencatatan investasi untuk startup. Hal ini dikarenakan perubahan yang ia nilai begitu cepat.
Oleh karenanya ia menargetkan untuk mengejar ketertinggalan perkembangan tersebut pada tahun ini.
"Enggak itu karena sekali lagi karena masyarakat mendadak sekali. Fenomena startup ini cepat sekali dan terus terang saat itu kita belum siap jadi kita ketertinggalan yang begitu cepat di startup, e-Commerce," tutupnya. (ara/ara)










































