Follow detikFinance
Kamis, 08 Feb 2018 19:13 WIB

Susi ke Pemda: Kasih Saya Lahan di Kota untuk Pasar Ikan Modern

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Foto: Fadhly Fauzi Rachman/detikFinance Foto: Fadhly Fauzi Rachman/detikFinance
Jakarta - Pasar Ikan Muara Baru di Jakarta Utara bakal dirombak dan ditargetkan rampung pada Desember 2018. Proyek senilai Rp 150,68 miliar itu akan membuat Pasar Ikan Muara Baru menjadi lebih modern.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti menjelaskan akan membangun lebih banyak pasar ikan modern di setiap kota, termasuk Jakarta.

"Dengan membuat pasar seperti ini di setiap kota, saya yakin akan bisa meningkatkan kesukaan masyarakat, minat masuk untuk datang belanja, beli, di Jakarta yang begitu besar (tapi) tidak ada tempat untuk mendisplay tempat kelautan dan perikanan kita," kata Susi saat groundbreaking di Jakarta, Kamis (8/2/2018).

[Gambas:Video 20detik]


Untuk itu, Susi meminta Pemerintah Daerah (Pemda), termasuk DKI, bisa menyediakan lahan agar Kementerian Kelautan dan Perikanan bisa langsung membangun pasar ikan modern.

"Saya imbau semua Pemda, kasihlah saya tanah di kota untuk saya buatkan pasar modern, persoalannya Pak Anies, kadang-kadang Pak Gubernur ini saya ke daerah minta, tapi di kasihnya di sana di kebun bakau jauh dari masyarakat siapa yang mau datang kalau begitu, nyamuk saja ndak ada yang mau," pinta Susi diiringi tawa hadirin.

Susi ingin agar Pemda, termasuk DKI, bisa memberikan tanah di pusat kota, agar masyarakat bisa banyak dan mudah berkunjung ke pasar ikan modern yang ingin ia bangun. Dengan begitu, ikan-ikan yang diterima masyarakat juga bisa lebih segar karena pasar bisa dengan cepat dan mudah diakses.


"Kalau bapak kasih saya tempat di mana misalnya, saya akan isi dengan UKM perikanan untuk bisa bantu mereka juga membantu supaya kelebihan ikan kita supaya bisa langsung ke masyarakat, ikannya tidak harus mati 10 kali dulu," kata Susi.

Terakhir, dia juga meminta agar masyarakat serta stakeholder lainnya bisa menjaga dan mengelola pasar ikan modern dengan baik bila sudah selesai dibangun. Hal itu, agar bisa mengubah pola pikir masyarakat terhadap pasar yang biasa kumuh, menjadi bersih.

"Jadi saya mohon pasar ikan ini bukan hanya sekadar bangunan saja, selain bersih indah antik, PT PP, pengelolanya Perum Perindo, kalau bau gotnya ya tahu hukumannya dari KKP. Jadi saya berharap pasar ini bisa dikelola dengan baik nantinya," tutur Susi.

(hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed