Follow detikFinance
Minggu 11 Feb 2018, 19:25 WIB

Panen Raya Tapi Stok Beras Kurang, Ini Kata Pengusaha Penggilingan

Danang Sugianto - detikFinance
Panen Raya Tapi Stok Beras Kurang, Ini Kata Pengusaha Penggilingan Foto: Wisma Putra
Jakarta - Kementerian Pertanian telah melakukan panen raya di beberapa lokasi di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Namun nyatanya pasokan di Pasar Induk Cipinang masih kurang dan membuat harga beras naik.

Menurut Ketua Umum Persatuan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi) Sutarto Alimoeso, panen raya artinya hampir seluruh daerah penghasil beras melakukan panen. Hasilnya pun mampu menutupi seluruh kebutuhan beras nasional.

"Secara akumulasi di atas kebutuhan. Jadi kalau belum di atas kebutuhan belum bisa dibilang panen raya," tuturnya saat dihubungi detikFinance, Minggu (11/2/2018).

Menurut pria yang pernah jadi Dirut Perum Bulog itu, kenaikan harga beras saat ini memang lantaran belum adanya panen raya. Sementara yang terjadi saat ini baru beberapa tempat saja yang melakukan panen.

"Jadi masih panen biasa, panen sedikit, masih di bawah kebutuhan bulanan," tambahnya

Indikator kedua, kata Sutarto, kenaikan harga membuktikan bahwa situasi stok beras di pasar kurang. Pasokan tidak mampu mencukupi permintaan.

"Kalau memang panen raya pasti harga akan turun. Kalau stok banyak, kan harga juga pasti akan turun," tambahnya.

Sutarto menambahkan, biasanya panen raya terjadi pada akhir Februari atau Maret hingga April. "Tapi menurut pemantauan teman-teman di lapangan memang belum panen raya. Ini masih permulaan," tutupnya. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed