Pantauan detikFinance di lokasi, Senin (12/2/2018), Susi hadir sekitar jam 09.35 WIB, dengan mengenakan pakaian gaun lebar bernuansa putih dengan motif hitam. Susi hadir bersama dengan Dirjen Penguatan Daya Saing KKP Nilanto Perbowo.
Forum investasi dan bisnis kelautan dan perikanan yang digelar ini merupakan forum bisnis bulanan yang dilaksanakan setiap tanggal 11 hingga 12 setiap bulannya. Forum bisnis regular ini dirintis sejak era Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti pada dua tahun yang lalu dan diharapkan menjadi jembatan antar pelaku usaha sektor kelautan dan perikanan, baik asing maupun dalam negeri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui, perbaikan distribusi dan logistik hasil perikanan dan penguatan daya saing, merupakan salah satu amanat yang diemban oleh KKP. Upaya mencapai tujuan tersebut di antaranya dengan melakukan perluasan pelaksanaan Sistem Logistik lkan Nasional (SLIN), hingga menugaskan BUMN bidang perikanan untuk melaksanakan usaha industri perikanan nasional yang bersifat perintisan dan strategis, di antaranya dalam bidang operator logistik seperti pengadaan, penyimpanan, pengangkutan, dan distribusi, dan pengelolaan sentra kelautan dan perikanan terpadu (SKPT).
Dalam rangka implementasi tujuan tersebut, pada tahun 2017 lalu KKP telah menetapkan program pembangunan SKPT di 12 lokasi yaitu Sabang, Mentawai, Sebatik, Natuna, Talaud, Morotai, Biak, Mimika, Merauke, Saumlaki, Rote Ndao dan Sumba Timur, yang dirancang untuk menjadi export gateway.
Penguatan sistem rantai dingin untuk menjamin mutu produk perikanan juga dilakukan melalui pengadaan berbagai sarana dan prasarana di wilayah SKPT dan beberapa wilayah potensial perikanan. Misalnya pengadaan cold storage, ice flake machine, cool box, chest freezer, kendaraan berinsulasi dan lain-lain, sehingga dapat menjamin keberlanjutan suplai bahan baku, perbaikan kualitas dan peningkatan daya saing produk perikanan.
Dukungan sektor keuangan (bank dan non bank) juga sangat diperlukan untuk memastikan sistem distribusi ikan ini dapat berjalan efektif dan efisien, dan memberikan perlindungan kepada pelaku usaha atas kerugian yang mungkin terjadi selama proses distribusi. (eds/dna)











































