Batasi Pemakaian BBM, Pemakaian Jas Dilarang
Rabu, 22 Jun 2005 12:10 WIB
Jakarta - Pemakaian kendaraan pribadi akan dikurangi. Begitu juga listrik. Bahkan bisa-bisa pejabat tak lagi pakai jas agar hemat penggunaan AC. Ini semua dilakukan demi mengatasi langkanya BBM.Pemerintah berencana mengeluarkan aturan yang akan membatasi pemakaian BBM. Aturan ini dikeluarkan guna mengatasi kelangkaan BBM di berbagai daerah akhir-akhir ini.Rencana itu disampaikan Wakil Presiden M Jusuf Kalla di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (22/6/2005). Menurut Kalla, pembatasan pemakaian BBM meliputi pengurangan pemakaian kendaraan pribadi, penggunaan solar dan listrik. Sejumlah negara juga telah melakukan hal yang sama, seperti Singapura, Jepang, dan Malaysia."Paling gampang contohnya, mungkin saja nanti pakai jas akan kita larang supaya AC tidak perlu 16 derajat celcius, jadi cukup 25 derajat celcius," kata Kalla.Dengan dilakukannya pembatasan pemakaian BBM, lanjutnya, maka pemerintah akan mematok subsidi BBM Rp 70 triliun dari sebelumnya yang sebesar Rp 110 triliun.Kalla juga menyebutkan salah satu penyebab kelangkaan BBM karena ulah spekulan. Sebab perbedaan harga tidak hanya menciptakan spekulasi, tapi juga pengoplosan dan penyelundupan.Menanggapi permintaan Pertamina yang meminta penambahan modal Rp 19 triliun, Kalla menegaskan, pemerintah tidak akan mengabulkannya. Sebab pemerintah saat ini kekurangan dana. "Dana segitu dari mana dapatnya," tukas Kalla.
(mar/)











































