Stok BBM Naik Tipis Jadi 18 Hari
Rabu, 22 Jun 2005 17:11 WIB
Jakarta - Stok BBM nasional meningkat tipis menjadi 18 hari, setelah Pertamina menerima impor BBM sebanyak 200 ribu barel premium dari Petrochina dan solar dari Petral.Demikian dikatakan Kadiv BBM Pertamina, Ahmad Faisal saat ditemui di Departemen ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (22/6/2005).Ahmad menambahkan, pasokan akan bertambah karena masih ada suplai BBM lagi dari Kilang Cilacap dan Balongan. Selain itu masih ada 3 kapal BBM yang datang di Teluk Semangka yang berisi premium dan solar sebanyak 1,8 juta kilo liter, yang rencananya untuk suplai Indonesia bagian barat. Pada Senin lalu, Pertamina mengumumkan stok BBM kritis yakni menjadi 17,5 hari. Jenis premium paling kritis yakni hanya cukup untuk 12,7 hari, solar untuk 14,5 hari. Sementara untuk minyak tanah stok cukup aman, yakni untuk 25,3 hari.Namun menurut Ahmad, saat ini stok premium menjadi 14 hari dan solar naik 2 hari menjadi 16,5 hari. "Untuk Jakarta, BBM pekan ini aman," kata Ahmad. Ditambahkan Ahmad, hingga Mei telah terjadi over kuota premium sebesar 10 persen dari kuota APBN sebanyak 15 juta kilo liter. Sementara Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro menolak memberi pernyataan soal penjatahan BBM karena pemerintah baru akan membahasnya dalam sidang kabinet Kamis (23/6/2005) besok. Menurut Purnomo, ada dua opsi untuk mengatasi kelangkaan BBM yakni, konsep pengetatan suplai atau suply tight management, yakni bagaimana mempertahankan kontinuitas suplai BBM dan suplai energi listrik. Kedua, dari sisi demand yakni diversifikasi pemakaian BBM sehingga terjadi pengurangan pemakaian BBM.Purnomo menambahkan, kenaikan harga minyak akhir-akhir ini bukan semata-mata masalah keseimbangan suplai dan demand karena meski OPEC menaikkan suplai, harga tetap naik. Diakui, meski Indonesia mengimpor minyak, namun penerimaan Indonesia dari sektor migas akan diuntungkan dengan kenaikan harga minyak dunia itu. "Namun kondisi Indonesia masih lebih baik dari negara lain yang murni konsumen," ujar Purnomo.
(qom/)











































