Sistem Flare Gas dan Hydrogen Hemat US$ 18,6 Juta per Tahun
Rabu, 22 Jun 2005 23:39 WIB
Jakarta -
Optimalisasi Flare Gas dan Hydrogen Kilang Unit Pengolahan V Balikpapan yang teknologinya ramah lingkungan selamatkan US$ 18,6 Juta Per Tahun.Hal itu disampaikan Kepala divisi Humas Pertamina, Abadi Poernomo dalam rilisnya kepada detikcom, Jakarta, Rabu (22/6/2005).Menurut Abadi, proyek ini telah berhasil menekan flare loss sebanyak 4.000 Normal Meter Kubik per jam (NMU/jam) atau memberikan nilai tambah sebesar US$18,6 juta per tahun. Penekanan flare loss tersebut ternyata juga menurunkan emisi CO2 sehingga secara langsung mengurangi efek rumah kaca."Selain itu, dalam proyek ini juga memberikan manfaat dalam alih tekhnologi serta meningkatkan kemampuan enjinir Pertamina dalam hal rancang bangun," tambahnya.Kilang Unit Pengolahan V berlokasi di Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur dengan luas area 2,5 km persegi. Kilang ini terdiri dari dua Area Kilang, yaitu Kilang Balikpapan I berkapasitas 60 MBSD dan Kilang Balikpapan II berkapasitas 200 MBSD. Kedua unit kilang tersebut berfungsi untuk mengolah minyak mentah menjadi produk BBM maupun non BBM. Kilang ini memiliki dua buah unit flare system. Flare Gas dan Hydrogen ini telah beroperasi secara optimal dan akan diresmikan oleh Dirjen Migas Iin Arifin Tahyan, Kamis 23 Juni 2005 di Balikpapan.Proyek Recovery Gas Flare and Hydrogen ini menelan total investasi sebesar US$ 13,114,665 yang sebagian besar merupakan bantuan Pemerintah Jepang melalui New Energy and Industrial Technology Development Organization (NEDO) dan Pertamina menanggung biaya investasi sebesar 30%.
(ism/)










































