CNOOC Tawar Unocal US$ 18,5 M

Bersaing Dengan ChevronTexaco

CNOOC Tawar Unocal US$ 18,5 M

- detikFinance
Kamis, 23 Jun 2005 10:30 WIB
Jakarta - BUMN Cina, China National Offshore Oil Corporation (CNOOC), secara resmi mengumumkan rencananya menawar Unocal senilai US$ 18,5 miliar. CNOOC akan bertarung dengan ChevronTexaco yang sudah terlebih dahulu mengumumkan rencananya mengambil alih Unocal. Perusahaan minyak terbesar ketiga di Cina ini menawarkan rencana merger yang lebih lunak, dengan harga per saham US$ 67 per saham. CNOOC menggunakan harga penutupan terakhir Unocal pada 21 Juni senilai US$ 64,85 per saham.Penawaran sebesar US$ 18,5 miliar berarti lebih tinggi US$ 1,5 miliar dibandingkan penawaran ChevronTexaco yang diumumkan April lalu. Chevron sudah mengantongi izin dari badan regulator AS pada 10 Juni lalu.Pengumuman resmi itu telah dicantumkan dalam situs resmi CNOOC seperti dilansir dari AFP, Kamis (23/6/2005). "Tawaran yang penuh persahabatan ini akan menguntungkan semua pemegang saham Unocal. Bagi pemegang saham kami, ada sebuah alasan bisnis yang kuat untuk kombinasinya, karena CNOOC dan Unocal akan menjadi salah satu pemimpin perusahaan internasional dan menjadi salah satu pemain utama di pasar energi Asia," kata Chief Executive CNOOC Fu Chengyu.Jika CNOOC berhasil mengalahkan Chevron, maka akan menjadi salah satu transaksi akuisisi terbesar di Cina, mengalahkan akuisisi unit IBM oleh Lenovo senilai US$ 1,25 miliar.CNOOC juga menegaskan, pihaknya tidak akan berlaku seperti Chevron soal PHK. CNOOC berjanji, jika penawarannya diterima, tidak akan ada PHK. "CNOOC akan berusaha mempertahankan karyawan Unocal, termasuk yang ada di AS," ujar Fu. Menurutnya, tawaran CNOOC ini sangat kontras dengan proposal dari Chevron yang telah menyatakan akan memotong ratusan juta dolar biaya merger, termasuk PHK karyawan.Unocal saat ini tercatat memiliki lebih dari 6.000 pekerja, dengan aktivitas utamanya ada di Asia dan Amerika Utara. Unocal sendiri saat ini tidak memiliki kilang dan pemasaran. Unocal memiliki ladang minyak di Thailand, Indonesia dan Asia tengah.Dalam sebuah laporan disebutkan, CNOOC akan mendapatkan pendanaan dari sebuah institusi keuangan Cina dan juga asing. CNOOC dikabarkan tengah melakukan pembicaraan dengan perusahaan investasi internasional untuk kemungkinan membentuk sebuat kerjasama strategis. CNOOC berharap, dengan akuisisi Unocal ini dapat meningkatkan produksi minyak dan gasnya hingga dua kali lipat, dan juga meningkatkan cadangannya hingga 80 persen menjadi sekitar 4 juta barel minyak. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads