Follow detikFinance
Selasa, 20 Feb 2018 19:58 WIB

Pemerintah Tawarkan AirAsia Investasi di Sejumlah Bandara RI

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Tony Fernandes (AFP) Foto: Tony Fernandes (AFP)
Jakarta - Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, banyak perusahaan penerbangan yang ingin berinvestasi atau membuka rute ke beberapa lokasi pariwisata di Indonesia.

Seperti halnya AirAsia Indonesia yang ingin memberikan layanan penerbangan dengan biaya murah atau low cost carrier (LCC). Beberapa lokasi yang diminati mulai dari Silangit, Banyuwangi, dan Belitung.

"Jadi dia mengajukan terminal LCC, jadi hipotesisnya negara-negara yang maju pariwisatanya selalu punya terminal LCC," kata Arief di Komplek Istana, Jakarta, Selasa (20/2/2018).

Dia menjelaskan terminal LCC yang dimaksud adalah layanan penerbangan dengan biaya yang lebih murah. Misalnya, passenger service charge itu biasanya Rp 200,000, untuk LCC hanya Rp 150,000 atau bahkan Rp 100,000.

"Itu kami tawarkan salah satunya Banyuwangi, Silangit, Belitung. Jadi terminal LCC itu tidak harus menjadi airport LCC. Contoh kan di Soekarno-Hatta ada 3 terminal, satu dibuat LCC dia mau terbang, nah ini menguntungkan pariwisata tentunya," jelas dia.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Panjaitan, bertemu dengan CEO AirAsia Group, Tony Fernandes. Menurut Luhut, dalam pertemuan itu Tony mengutarakan rencananya menjadikan Bandara Internasional Silangit di Sumatera Utara sebagai hub alias bandara penghubung bagi maskapai rute internasional.

"Tony Fernandes dia mau investasi. Mau bikin Silangit jadi hub. Nanti dari India, Pakistan, Kuala Lumpur, Singapura, China, Thailand, jadi nanti bisa dibikin hub di situ (Bandara Silangit)," kata Luhut di kantornya, Senin (19/2/2018).

AirAsia juga bersedia berinvestasi untuk pengembangan Bandara Blimbingsari di Banyuwangi , Jawa Timur. (eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed