Follow detikFinance
Kamis, 22 Feb 2018 15:53 WIB

Begini Jurus Mendag Agar Produk UKM Banyak Dijual Online

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Muhammad Idris/detikFinance Foto: Muhammad Idris/detikFinance
Jakarta - Kementerian Perdagangan bakal membuat platform khusus untuk membantu pelaku usaha kecil menengah (UKM) dan industri kecil menengah (IKM) memperdagangkan produknya secara online.

Ide ini muncul dari hasil pertemuan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dengan penyedia layanan marketplace (platform toko online) di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat, Kamis (22/2/2018).


Nantinya produk yang sesuai kriteria akan ditampung di platform tersebut yang bisa menjadi rujukan bagi pelaku marketplace dalam menjual produk UKM dan IKM.

"Kami akan buat platform sendiri di kementerian ini supaya netral. Salah satu usulan peserta, bagaimana kalau dibuat seperti itu. Jadi masing-masing marketplace bisa akses atas produk IKM yang sudah terakreditasi," ujarnya usai pertemuan.


Dengan berjalannya waktu, nanti produk-produk yang masuk ke platform tersebut akan semakin banyak seiring bertambahnya UKM dan IKM yang memenuhi persyaratan. Nantinya diharapkan pelaku marketplace mau membantu memasarkan produk tersebut di platform toko online mereka.

Nantinya akan disusun kriteria-kriteria produk UKM dan IKM yang memenuhi standar. Kriteria yang dimaksud akan disusun Kementerian Perdagangan dengan menerima masukan dari pelaku e-Commerce.

"Kami akan buat kategorinya bersama Kominfo (Kementerian Komunikasi dan Informatika). Dia sangat concern mengenai itu," ujarnya.


Hal ini menurutnya penting. Jika produk UKM dan IKM tetap dibiarkan seperti sekarang dan tidak masuk ke e-Commerce maka akan tertinggal. Apalagi saat ini kian banyak orang belanja lewat toko online.

"Kami akan susun beberapa orang di Ditjen PDN (Perdagangan Dalam Negeri) akan ada staf khusus tangani ini. Dengan berbagai masukan dan catatan yang kami perlukan ini sebagai masukan bagi pemerintah di dalam menyusun roadmap-nya," terang Enggar.

Kepala Divisi Edukasi Ritel Indonesia e- Commerce Association (idEA) Mohamad Rosihan di tempat yang sama mengatakan dengan adanya platform khusus ini bisa memudahkan mereka dalam menjaring produk UKM dan IKM.

"Ke depan kami harap ada database platform. Kalau Kementerian Perdagangan bisa inisiasi itu bagus. Di situ kita bisa monitor UKM yang tidak tau internet sampai yang paling advance," tambahnya. (ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed