Follow detikFinance
Kamis, 22 Feb 2018 16:31 WIB

Mendag Beri Izin Bulog Impor Daging Kerbau India 100 Ribu Ton

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Dokumen Bulog Foto: Dokumen Bulog
Jakarta - Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah mengeluarkan izin impor kerbau dari India. Izin tersebut diberikan kepada Perum Bulog untuk impor 100 ribu ton selama setahun secara bertahap.

"Sudah, sudah saya beri persetujuan kepada Bulog yang kerbau. Bulog minta persetujuan udah dikasih. Tinggal kapan dia mau lakukan impor terserah Bulog," kata Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (22/2/2018).


Izin tersebut dikeluarkan setelah memperoleh rekomendasi dari Kementerian Pertanian.

"Yang pasti kita alokasikan setelah dapat rekomendasi Kementerian Pertanian semuanya dapat. Saya sudah tandatangani tapi lupa tanggalnya. Tapi silakan Bulog lakukan itu 100 ribu dengan batas 1 tahun," jelasnya.

Jumlah impor tersebut bisa tidak langsung sebanyak 100 ribu ton. Bulog bebas impor kapan saja selama dibutuhkan, yang penting maksimal setahun 100 ribu ton. Tujuannya impor sendiri untuk menekan harga daging sapi.

"Silakan saja kalau kurang kita tambahin. Dia berlaku sampai akhir tahun tapi setiap saat ada kebutuhan tambah lagi. Nggak ada soal karena itu upaya kita menekan harga. Dari India. Semuanya kerbau," tambahnya.


Pantauan detikFinance akhir Januari, harga daging sapi segar di Jakarta masih tinggi di atas Rp 100.000. Sejumlah pedagang mengaku harga daging segar saat ini berada di kisaran Rp 120.000.

Salah satu pedagang daging di Pasar Cakung, Jakarta Timur Nurhamid menjelaskan, tingginya harga daging yang ia jual dikarenakan harga daging dari rumah potong hewan yang juga sudah terlalu tinggi. (ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed