Harga Beras Medium Masih Tinggi, Ini Kata Bulog

Harga Beras Medium Masih Tinggi, Ini Kata Bulog

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Selasa, 27 Feb 2018 20:07 WIB
Harga Beras Medium Masih Tinggi, Ini Kata Bulog
Foto: Sylke Febrina Laucereno
Cirebon - Pemerintah saat ini berupaya untuk mengendalikan harga beras. Salah satu upaya itu meminta pedagang menjual beras sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET).

Saat ini masih ada sejumlah pedagang di pasar yang menjual beras di atas HET. Direktur Utama Perum Bulog, Djarot Kusumayakti, menjelaskan meningkatnya harga beras medium terjadi akibat mekanisme pasar.

Hal ini karena permintaan yang tinggi namun tidak sesuai dengan ketersediaan barang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Masih mahal karena belum seimbang antara supply dan demand. Kalau soal demand dan perut relatif sama, yang mendorong kenaikan harga adalah supply," kata Djarot di Cirebon, Selasa (27/2/2018).


Dia menjelaskan, saat ini stok beras di gudang Bulog menyusut sekitar 700.000 ton. Untuk memperkuat cadang

Menurut Djarot, impor tidak akan merugikan petani, pasalnya impor hanya untuk cadangan Bulog. Ini artinya Bulog bisa tetap menerima gabah dari petani.

"Insya Allah tidak mengganggu. Karena kami tetap menyerap (gabah) petani berapapun jumlahnya sesuai dengan kualitas dan harga," terang Djarot.

(hns/hns)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads