Follow detikFinance
Kamis, 01 Mar 2018 12:25 WIB

Apa Kabar Impor Daging Kerbau dari India?

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: iStock/detikcom Foto: iStock/detikcom
Jakarta - Pemerintah memutuskan mengimpor daging kerbau dari India sejak 2016 lalu. Keputusan impor daging kerbau diambil karena harga daging sapi tinggi, bahkan harga bergejolak ketika hari besar.

Adanya daging kerbau diharapkan menjadi alternatif atau pilihan daging untuk masyarakat selain sapi, sehingga harga daging sapi bisa turun.

Meski begitu, hingga saat ini harga daging sapi tak kunjung turun. Di pasaran, harga daging sapi masih di kisaran Rp 120 ribu/kilogram (kg).

Kebijakan impor daging kerbau pun berlanjut sampai sekarang. Tahun ini, Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyatakan telah memberikan izin impor sebanyak 100 ribu ton.


Perum Bulog bertugas mengimpor daging kerbau. Kemendag memberikan batas waktu impor selama setahun agar bisa dilakukan secara bertahap.

"Yang pasti kita alokasikan setelah dapat rekomendasi Kementerian Pertanian semuanya dapat. Saya sudah tandatangani tapi lupa tanggalnya. Tapi silakan Bulog lakukan itu 100 ribu dengan batas 1 tahun," kata Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita , pekan lalu.


Direktur Pengadaan Perum Bulog Andrianto Wahyu Adi mengatakan, impor daging kerbau ini akan terbagi dalam 5 kontrak.

"Kami akan realisasi sepanjang tahun dalam 5 batch kontrak, masing-masing 20.000-an ton. Barang datang per bulan 5.000-9.000 ton-an," kata dia menjawab pesan detikFinance di Jakarta, Kamis (1/1/2018). (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed