Promosi Pakai Cara Hujan Duit, Efektif Nggak Sih?

Selfie Miftahul Jannah - detikFinance
Kamis, 01 Mar 2018 17:02 WIB
Foto: Istimewa (Tung Desem Waringin)
Jakarta - Peristiwa hujan duit di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, kemarin masih ramai menjadi perbincangan. Aksi tersebut merupakan sebuah kegiatan dalam rangka promosi.

Motivator Marketing Tung Desem Waringin, yang pernah melakukan aksi serupa mengaku metode hujan duit merupakan cara cukup efektif sebagai langkah publikasi.

"Ya saya saja lah contoh. Hujan uang ini saja, langsung terkenal," paparnya kepada detikFinance, Kamis (1/3/2018).

Sebagai informasi, Tung Desem pernah mengaplikasikan promosi dengan cara hujan duit pecahan Rp 1.000 sebanyak Rp 100 juta pada 1 Juni 2008. Langkah tersebut merupakan strategi promosi dari penjualan bukunya yang berjudul Marketing Revolution.


Ia menjelaskan, agar promosi yang dilakukan lebih efektif, selain hujan duit ia juga menambahkan hadiah atau penawaran lain kepada masyarakat yang membeli bukunya.

"Misalnya, buku yang saya launching tadi bukan hanya untuk branding tapi ada penawarannya. Jadi pada waktu saya launching buku tadi saya tambahin hadiah seminar 3 hari di 10 kota, saat penjualan bukunya dalam 1 hari berhasil terjual 38.878 buku, terkenal tidak cukup kalau tidak ada penawaran," jelasnya.

Tung Desem mengatakan ide tersebut lahir karena dirinya melihat Richard Branson, yang merupakan pendiri dan pemilik grup Virgin Records yang juga merupakan salah satu miliuner sukses yang terkenal didunia.

Tung Desem mengatakan, promosi yang dilakukan Richard Branson yang selalu mengundang perhatian banyak orang atau menjadi viral. Dirinya mengaku mendapatlkan teori tersebut dan kemudian diaplikasikan dalam bentuk yang berbeda.


Dari hal tersebut, sebuah ide tercipta yaitu yaitu dengan menebar uang di langit, hal tersebut tentu bisa secara efektif untuk mendapat perhatian masyarakat dalam bentuk promosi yang dilakukan untuk menjual bukunya saat itu.

"Saya dapet ide dari Richard Brandson, dia sepesialis ahli menampilkan sesuatu yang heboh seperti itu," ujarnya.

Tung Desem menjelaskan, beberapa tahun lalu saat dirinya meluncurkan buku pertama di tahun 2005, ia juga menarik perhatian warga dengan cara yang unik. Yaitu Tung Desem malakukan upcara di Jalan Jendral Sudirman dan menggunakan kuda perang lengkap dengan pakaian perang khas Jendral Sudirman.

Promosi Pakai Cara Hujan Duit, Efektif Nggak Sih?Foto: Istimewa (Tung Desem Waringin)

Aksi tersebut dikawal pasukan brimob dan pendapat banyak perhatian warga, ketika wartawan datang dan meliput baru lah promosi mulai dilakukan. Langkah tersebut merupakan aksi peluncuran buku marketing yaitu Vinansial Marketing aksi tersebut merupakan isi dari visi buku yang berperang melawan kemiskinan

"Nah untuk itu saya terbitkan buku mengenai vinansial revolution terlari 10.511 buku 2005 waktu itu kemudian. Aksi yang itu (tebar uang) di 2008 berhasil terjual sebanyak 38.878 terjual buku. Dulu bahkan uang yang disebar Rp 100 juta itu punya Gramedia, tapi setelah itu mereka dapet Rp 8 miliar dari penjualan buku (Marketing Revolution). Dengan buku seharga Rp 200 ribu dapet seminar dan dapet CD waktu itu pertama di dunia lho," paparnya.
Promosi Pakai Cara Hujan Duit, Efektif Nggak Sih?Foto: Istimewa (Tung Desem Waringin)
(dna/dna)