Follow detikFinance Follow Linkedin
Minggu, 04 Mar 2018 16:12 WIB

Kereta Bandara Mati Mendadak, Budi Karya: Penumpang Dapat Kompensasi

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Trio Hamdani/detikFinance Foto: Trio Hamdani/detikFinance
Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan akan memberikan kompensasi penggantian tiket penerbangan bagi masyarakat yang terdampak dari Kereta Bandara Soekarno-Hatta mati mendadak.

"Ada (kompensasi), yang pasti dapat tiket pesawat, diganti," kata Budi Karya di kantor JICT, Jakarta, Minggu (4/3/2018).


Kereta Bandara Soekarno-Hatta yang mati mendadak itu sedang dievaluasi oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Hingga saat ini Budi mengaku belum menerima penyebab pastinya.

"Belum, KNKT lagi periksa," ungkap dia.

Evaluasi yang dilakukan KNKT, kata Budi harus diselesaikan dalam waktu satu minggu usai kejadian. Indikasi awal yang disebabkan oleh kekurangan pasokan listrik pun masuk dalam evaluasi.


"Ada (target) satu minggu, karena saya mau lihat semuanya, kemarin saya rapat dengan KNKT dan KAI di sana," tutup dia.

Pada Kamis (1/3/2018) Kereta Bandara Soekarno-Hatta mendadak berhenti saat melaju dari Stasiun Batuceper menuju Cengkareng. Lampu padam dan sistem otomatis kereta ikut mati. Bahkan pintu gerbong terpaksa dibuka petugas secara manual.

Indikasi awal menyebutkan kereta mati mendadak karena masalah pasokan listrik. (zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed