Mobil tersebut berwarna biru dan hitam yang berukuran kecil. Mobil yang hanya memiliki satu kursi untuk pengemudi itu bertuliskan Universitas Islam Indonesia (UII) di bagian depannya.
Di bagian depan juga tertulis beberapa jurusan yang menggarap mobil tersebut, yaitu Teknik Mesin, Teknik Industri, Teknik Elektro, dan Teknik Informatika. Selain itu, ada juga beberapa nama yang terpampang di mobil seperti Buana Karya Engineering Bio-Instrument Automation, Elbaba, dan M Carbon Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Atmaji Soemarkidjo menjelaskan bahwa mobil listrik tersebut ialah besutan mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta. Mobil pemberian dari UII Yogyakarta.
"Itu mobil listrik dari UII," kata Atmaji kepada detikFinance saat dikonfirmasi, Senin (5/3/2018).
Atmaji mengungkapkan, UII memberikan mobil itu sebagai tanda terima kasih karena pemerintah saat ini fokus untuk mendorong pengembangan mobil listrik. Dia bilang, mobil tersebut diletakkan di sana untuk dipamerkan.
"Itu sebagai tanda terimakasih bahwa kita memperhatikan mobil listrik. Itu hanya dipamerin, kan itu masih prototype," kata Atmaji.
Saat dikonfirmasi apakah pemerintah akan mendorong pengembangan mobil listrik besutan UII tersebut, Atmaji mengaku belum mengetahuinya.
"Belum tau ada lanjutannya, itu kita pajang saja menarik soalnya. Belum ada pembicaraan untuk dikembangkan," tutur Atmaji. (zul/zul)











































