Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 08 Mar 2018 11:40 WIB

JK dan Para Menteri Kumpul Bareng Pengusaha Bahas Ketahanan Pangan

Danang Sugianto - detikFinance
Wakil Presiden Jusuf Kalla saat membuka Jakarta Food Security Summit (JFSS) 2018 (Foto: Danang Sugianto/detikFinance) Wakil Presiden Jusuf Kalla saat membuka Jakarta Food Security Summit (JFSS) 2018 (Foto: Danang Sugianto/detikFinance)
Jakarta - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia hari ini menggelar Jakarta Food Security Summit (JFSS) 2018. Acara ini merupakan upaya dari kalangan pengusaha untuk menjaga ketahanan pangan.

Acara yang digelar selama 8-9 Maret 2018 ini bertemakan Pemerataan Ekonomi Sektor Pertanian, Peternakan dan Perikanan melalui Kebijakan dan Kemitraan.

Wakil Presiden Jusuf Kalla yang membuka langsung acara tersebut menyambut baik inisiatif dari para pengusaha yang tergabung di Kadin. Sebab pangan merupakan permasalahan yang sangan penting untuk diselesaikan bagi negara.

"Masalah keamanan pangan itu bukan hanya masalah kita, tapi masalah dunia. Masalah seluruh umat manusia. Selalu ada pesimis dan optimisme dalam soal ini," tuturnya di JCC, Senayan, Jakarta, Kamis (8/3/2018).


JK menjelaskan pangan menjadi sangat penting lantaran pertambahan penduduku dunia yang sangat tinggi. Dalam 30 tahun mendatang diperkirakan penduduk dunia akan mencapai 9 miliar orang.

"Kalau di Indonesia kira-kira tahun 2045 penduduk kita bisa 330 juta. Artinya, kebutuhan pangan dibutuhkan terus menerus naik kira-kira 3% per tahun. Indonesia harus siap meningkatkan keutuhannya 3% per tahun. Karena setiap tahun penduduk 1,5%, perubahan pola konsumsi, mengecilnya lahan akibat urbanisasi. Itu semua tantangan yang harus dibahas," tambahnya.


Selain pertambahan penduduk, JK juga mengingatkan kendala dari kondisi cuaca. Jika curah hujan tinggi ataupun suhu yang terlalu panas tentu tidak baik bagi pertanian dan perkebunan.

Oleh karena itu dirinya meminta para pengusaha menjadi mitra strategis bagi dunia pertanian, perkebunan dan perikanan. Dia juga berharap agar para hubungan tersebut akan mampu mendorong daya beli para petani.

Acara ini pun dimulai dengan pemukulan gong oleh JK, para menteri kabinet kerja serta panitia pelaksana. Acara ini juga dihadiri sekitar 1.050 peserta yang terdiri dari pengusaha kalangan pemerintah, para pakar, akademisi hingga petani.

Dalam acara konferensi ini Kadin telah bekerjasama dengan 24 perusahaan sebagai mitra yang berkomitmen untuk mengembangkan industri di sektor pangan tersebut. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed