Di Asmat, Menteri Basuki Diminta Warga Permak Lapangan Voli

Danang Sugianto - detikFinance
Kamis, 15 Mar 2018 12:04 WIB
Foto: Danang Sugianto/detikFinance
Asmat - Masyarakat Asmat hari ini kembali kedatangan tamu penting dari Pemerintah Pusat. Kali ini giliran Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono yang diutus Presiden Joko Widodo untuk memantau kondisi terkini warga Asmat.

Basuki yang disambut langsung oleh Bupati Asmat, Elisa Kambu di ajak berkeliling dari desa-desa hingga pusat kota Asmat. Di pusat kota Basuki berdialog dengan ketua organisasi pemuda setembat dan warga Asmat.

Banyak hal yang diharapkan oleh warga Asmat. Selain ketersediaan air bersih, hunian, infrastruktur, mereka juga ingin lapangan yang menjadi pusat kegiatan Kabupaten Asmat diperbaiki menjadi beton. Sebab saat ini masih dasarnya masih terbuat dari kayu.

"Ini tempat adalah icon-nya Kabupaten Asmat seluruh kegiatan dilakukan di sini. Main bola, voli sampai upacara festival budaya Asmat juga di sini," kata Elisa Kambu di Asmat, Papua, Kamis (15/3/2018).


Elisa berharap pemerintah pusat mau merenovasi lapangan tersebut dengan membangunnya dari beton. Sebab menurutnya kayu yang dipakai hanya mampu bertahan hingga 4 tahun. Belum lagi kondisi ketersediaan kayu yang terus menipis dari hutan sekitar.

Para pemuda setempat pun teriak kegirangan menyambut baik aspirasi tersebut. Mereka merasa bakatnya berolahraga tertahan lantaran tidak adanya fasilitas yang memadai.

Basuki pun berjanji akan menyampaikan aspirasi itu ke Jokowi. Dia pun memastikan bahwa Jokowi akan setuju untuk melakukan revitalisasi lapangan yang menjadi kebanggaan warga Asmat.

"Jadi kalau ini dibangun ini diganti, ini bukan perintah Menteri Basuki tapi Pak Presiden. Nanti Pak Presiden pasti ke sini. Beliau tidak ingin ke sini tanpa ada kegiatan. Dia ingin ke sini kalau pekerjaan sudah berjalan di lapangan," kata Basuki.

Sekedar informasi, Kementerian PUPR tahun ini melakukan beberapa proyek di Asmat. Seperti pembangunan 9 penampungan air, 4 jembatan gantung dan pembangunan 100 rumah serta revitalisasi 114 rumah. (zlf/zlf)