Follow detikFinance
Sabtu, 17 Mar 2018 20:40 WIB

Sambut Pertemuan IMF-World Bank, AP I Perluas Apron 5 Bandara

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Foto: Kurnia Yustiana Foto: Kurnia Yustiana
Jakarta - PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I mendukung penyelenggaraan pertemuan tahunan IMF dan Bank Dunia yang akan dilakukan pada 8-14 Oktober 2018 di Bali. Bentuk kesiapan Angkasa Pura I yaitu meningkatkan kapasitas Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dan membangun infrastruktur lima bandara milik Angkasa Pura I lainnya.

Sebagai langkah antisipasi jika pergerakan pesawat melebihi kapasitas apron Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, AP I telah menyiapkan program perluasan bandara-bandara alternatif untuk menambah jumlah kapasitas parkir pesawat/ parking stand. Adapun bandara-bandara yang dilakukan perluasan yaitu:


1. Bandara Juanda Surabaya dengan penambahan jumlah parking stand untuk 7 narrow body atau 3 wide body.

2. Bandara Sultan Hasanuddin Makassar dengan penambahan jumlah parking stand untuk 6 narrow body atau 3 wide body.

3. Bandara Lombok Praya dengan penambahan jumlah parking stand untuk 8 narrow body atau 4 wide body.

4. Bandara Adi Soemarmo Solo dengan penambahan jumlah parking stand untuk 6 narrow body atau 3 wide body.

5. Bandara El Tari Kupang dengan penambahan untuk 5 small aircraft.


"Penambahan rapid exit taxiway, perluasan apron, dan penundaan sementara overlay runway selama kegiatan pertemuan tahunan IMF dan Bank Dunia tersebut akan menambah daya tampung penumpang hingga 22.650 penumpang per hari, dan jlh tsb sdh melebihi dari perkiraan delegasi yg akan hadir sebanyak 17.000," ujar ata Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi, dalam keterangan tertulis, Sabtu (17/3/2018).

Untuk target perluasan apron ini, Bandara Juanda Surabaya, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, dan Bandara Lombok Praya ditargetkan dapat selesai dan mulai beroperasi pada Oktober 2018. Sedangkan untuk Bandara Adi Soemarmo Solo dan Bandara El Tari Kupang dapat selesai dan mulai beroperasi pada September dan Agustus 2018.

Untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan kedatangan dan kepulangan tamu negara, Kementerian Perhubungan juga memberikan dukungannya dengan melakukan perluasan apron Bandara Blimbingsari Banyuwangi untuk dapat menampung 4 pesawat narrow body dan 2 pesawat ATR.

"Dengan dukungan dan kontribusi dari berbagai pihak, diharapkan ajang pertemuan ekonomi tingkat dunia ini; khususnya terkait pelayanan perpindahan moda transportasi di Bandara Bali; dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman," tutur Fahmi. (hns/rjo)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed