Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 21 Mar 2018 13:12 WIB

Bappenas Sebut Jakarta Krisis Air

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Ilustrasi Pengolahan Air (Foto: Rachman Haryanto) Ilustrasi Pengolahan Air (Foto: Rachman Haryanto)
Jakarta - Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mengungkapkan air menjadi salah satu prioritas untuk pembangunan untuk pertumbuhan berkualitas.

Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menjelaskan air adalah kebutuhan yang seringkali ketersediaannya dilupakan oleh masyarakat. Padahal kebutuhan terhadap air sangat tinggi.

"Orang masih saja mengira air tersedia di mana-mana dan supply nya banyak. Padahal tidak di Jakarta misalnya, itu gawat sekali sekarang kebutuhan 28 kubik tapi suplainya hanya 18, jadi defisit. Pulau Jawa selalu jadi perhatian karena memang masyarakat banyak di Jawa ini, " kata Bambang dalam pembukaan Forum Konsultasi Publik (FKP) di Kantor Bappenas, Jakarta, Rabu (21/3/2018).


Dia menjelaskan defisit air tersebut menyebabkan masyarakat banyak membuat sumur namun ini dinilai merusak lingkungan. Bambang menjelaskan, air ini masalah yang cukup berat, tak hanya di Jakarta. Di Afrika Selatan contohnya, di Capetown itu kota yang terancam kehabisan air dalam waktu dekat.

"Mereka alami kekeringan luar biasa, sehingga waduk yang biasa mengaliri air permukaannya makin turun, dan tidak bisa juga menunggu hujan mendadak. Nah air memang masalah serius," ujar dia.

Bambang menjelaskan, ketahanan air juga merupakan hal yang sangat vital karena air memberi keberlangsungan kehidupan bagi seluruh umat manusia. Oleh sebab itu, ketersediaan, akses dan stabilitas energi, pangan dan air merupakan hal yang sangat penting dan masih menjadi agenda yang di highlight dan prioritas bagi pemerintah.


Pentingnya pemantapan ketahanan energi, ketahanan pangan, dan ketahanan air. Ketahanan pangan merupakan isu strategis tersendiri dalam RKP 2019 karena pangan merupakan hak dasar manusia yang harus diupayakan secara radikal dan revolusioner. Sedangkan ketahanan energi merupakan salah satu kunci penting untuk pencapaian partumbuhan ekonomi yang berkesinambungan. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com