ADVERTISEMENT

Dari SBY Hingga Analis Asing Prediksi RI Jadi Negara Maju di 2030

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Rabu, 21 Mar 2018 17:39 WIB
Dari SBY Hingga Analis Asing Prediksi RI Jadi Negara Maju di 2030
Foto: Lamhot Aritonang

SBY percaya RI akan menjadi negara maju dengan ekonomi yang sangat berpengaruh di dunia saat menjabat jadi presiden dan setelah lengser.

"Jangan malu bermimpi. Bangsa besar adalah bangsa yang mampu mewujudkan mimpinya," kata SBY dalam acara peluncuran kerangka Indonesia 2030 di Istana Negara, Jakarta, Kamis 22 Maret 2007 silam.

Dalam kesempatan tersebut, seluruh anggota kabinet hadir dan juga sejumlah pengusaha top seperti Managing Director HM Sampoerna Angki Camaro, Pemilik CT Corp Chairul Tanjung dan bos Indofood Antony Salim.

Menurut Presiden, cita-cita tersebut bukan merupakan hal yang mustahil apabila seluruh komponen bangsa bekerja keras mewujudkannya. Untuk mencapai posisi terhormat itu, kata SBY, ada banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

Setelah tak lagi jadi presiden, SBY percaya RI masih bisa meraih mimpi itu. Tepatnya pada tahun 2015, SBY masih yakin dalam 15 tahun ke depan Indonesia akan menjadi negara yang berpengaruh.

Hal itu disampaikan SBY saat menyampaikan pidato perkuliahan Presidential Lecture yang diselenggarakan oleh Lemhannas. Menurut SBY, meski saat ini perekonomian Indonesia tengah mengalami guncangan, namun ia yakin pemerintah akan berhasil menstabilkannya kembali.

"Tahun 2030 insya Allah perekonomian kita meningkat menjadi 10 terbesar di dunia. Tahun 2045 kita menjadi negara yang kuat," kata SBY di Lemhannas, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa 8 September 2015.

Pada tahun 2085, SBY memprediksi Indonesia dapat bersanding dengan negara-negara maju lain di dunia.

"Kita harus berpikir positif. Mudah-mudahan dalam 70 tahun ke depan kita bisa menjadi negara maju. Pada akhir abad 21, Indonesia menjadi negara maju," ucapnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT