Follow detikFinance
Rabu, 28 Mar 2018 15:33 WIB

Anies Kejar Pertumbuhan Ekonomi Jakarta 7% di 2022

Muhammad Fida Ul Haq - detikFinance
Foto: Ilustrasi fokus (bukan buat insert) Alexis Ditutup (Luthfy Syahban/detikcom) Foto: Ilustrasi fokus (bukan buat insert) Alexis Ditutup (Luthfy Syahban/detikcom)
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menargetkan pertumbuhan ekonomi mencapai 7 persen pada 2022. Anies menyiapkan beberapa strategi untuk mencapai target tersebut.

"Pertumbuhan ekonomi diproyeksikan mencapai angka 7 persen pada tahun 2022 dan terkendalinya laju inflasi pada kisaran angka 3,4 persen pada tahun 2022," kata Anies dalam laporan rancangan pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (28/3/2018).

Anies menuturkan pertumbuhan ekonomi tersebut dapat diraih dengan meningkatkan penyerapan anggaran di DKI Jakarta. Dia menargetkan penyerapan anggaran mencapai lebih dari 90 persen.


"Asumsi penyerapan Belanja Daerah rata-rata per tahun berkisar antara 93,68 sampai dengan 96,31 persen. Yang didukung oleh mekanisme pengadaan barang dan jasa yang efektif dan efisien serta sistem monitoring evaluasi yang memadai," jelasnya.

Anies menargetkan pendapatan asli daerah (PAD) Pemprov DKI mencapai Rp 101,47 triliun pada tahun 2022. Dia berharap salah satu sumbangan terbesar dari pendapatan tersebut berasal dari pajak.

"Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp.70,27 triliun, yang terdiri atas Pajak Daerah sebesar Rp.61,63 triliun, Retribusi Daerah sebesar Rp.686,27 miliar, Hasil Pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sebesar Rp.1.17 triliun dan Lain-lain PAD yang sah sebesar Rp.6,77 triliun," jelasnya. (fdu/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed