Follow detikFinance
Kamis, 05 Apr 2018 16:47 WIB

Jokowi Janji Pengusaha Lokal Terlibat di Proyek Infrastruktur

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Agung Pambudhy Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Puluhan pengusaha yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) mendatangi Presiden Joko Widodo (Jokowi). Mereka menagih janji Jokowi untuk diajak terlibat pada proyek infrastruktur pemerintah.

Sebelumnya Jokowi mendengarkan keluhan dua pengusaha anggota Hipmi yang tidak bisa terlibat dalam proyek infrastruktur pemerintah. Keluhan itu disampaikan dalam Rakernas Hipmi di Tangerang, yang dihadiri Jokowi awal Maret.

"Adik-adik saya ini menyampaikan keluhan-keluhan di daerah. Artinya ada proyek-proyek besar di daerah, tapi pengusaha lokalnya tidak dilibatkan. Ini yang mau saya luruskan dengan kementerian, baik Kementerian BUMN, PUPR, baik Kemenhub. Agar apa? Memperbesar peredaran uang di daerah sehingga pembangunan betul-betul bermanfaat untuk semuanya," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (5/4/2018).


Keterlibatan para pengusaha muda ini juga sejalan angka entrepreneur yang dibutuhkan sebuah negara. Jokowi mengatakan setiap negara maju memiliki jumlah pengusaha 14% dari total penduduknya, sedangkan Indonesia ini baru mencapai 3,01%.

Oleh sebab itu, kata Jokowi memastikan pengusaha muda terlibat langsung dalam setiap proyek pemerintah.


"Harus. Bukan setuju. Harus. Yang gede-gede kan banyak. Entah itu jalan tol. Jalan tol itu yang banyak kan BUMN, kemudian bendungan, yang banyak di PUPR. Tapi yang ngerjakan, yang banyak menang kok ya dari BUMN? Kemudian entah perluasan atau pembangunan airport, pembangunan pelabuhan. Memang harus dilibatkan pengusaha-pengusaha lokal, terutama yang muda-muda," jelas dia.


Jokowi berjanji mencari penyebab sulitnya pengusaha muda terutama di daerah-daerah terlibat dalam proyek pemerintah.

"Itu yang nanti akan saya lihat, kenapa tidak dilibatkan. Apakah masalah kuenya yang terlalu besar atau kemampuan dalam misalnya penyiapan peralatan beratnya, bisa saja atau di sisi pengalaman kerja," tutur Jokowi.

"Kayak pembangunan airport itu kan mesti memiliki sebuah keahlian dan pengalaman yang panjang. Pelabuhan juga sama, tetapi saya melihat kalau dari yang disampaikan adik-adik saya di HIPMI, saya kira beliau-beliau memiliki kemampuan ke sana. Mau saya lihat secara detail dengan menteri-menteri," ujar Jokowi. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed