Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 06 Apr 2018 09:52 WIB

Menhub Kumpulkan Pejabat Bahas Desak-desakan Horor di Stasiun Duri

Selfie Miftahul Jannah - detikFinance
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom) Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengumpulkan sejumlah pejabat seperti Direktur Jendral Perkeretaapian Kemenhub, Direktur Jendral KCI dan Direktur Railink.

Pertemuan tersebut digelar di Restoran Hotel La Meridien sambil sarapan dengan komunitas pecinta kereta api membahas permasalahan desak-desakan horor di Stasiun Duri.

Dalam pembahasan tersebut Menteri Perhubungan terdengar memberikan arahan dan solusi jangka pendek mengenai jalur dan jadwal di Stasiun Duri agar tidak lagi terjadi kepadatan disana.

Menhub yang pagi tadi tampak santai berdiskusi sambil melahap omlet bersama beberapa jajaran Dirjen membahas solusi dari hasil diskusi dengan komunitas kereta api.

"Kita lihat di lapangan. Kemudian kita akan tambah 1 perjalanan saat jam sibuk, waktunya nanti kereta yang tentukan," papar dia, Jumat (6/4/2018).


Solusi lain yang akan dilakukan untuk memecah kepadatan di Stasiun Duri kata Menhub yaitu dengan dibangunnya dua tangga manual.

"Dalam satu bulan kita akan lakukan. Konstruksi tangga dalam waktu yang cepat. Ruang tunggu di duri akan ada tambahan tempat dan dilengkapi dengan tenda. Saya akan ke sana secara periodik. Secara garis besar pemerintah berusaha meningkatkan kapasitas KRL," papar dia.

Sebelumnya, pengurangan frekuensi perjalanan rute Duri-Tangerang berimbas pada bertambah lamanya waktu tunggu penumpang di sejumlah stasiun yang dilalui. Salah satunya seperti terjadi di Stasiun Duri.

KRL yang biasa datang setiap 20 menit sekali saat ini jadi 30 menit sekali karena adanya penyesuaian waktu perjalanan KRL dengan jadwal perjalanan Kereta Bandara Soekarno-Hatta.


Permasalahan mengenai waktu kedatangan kereta bukan satu-satunya kekhawatiran pihak pengelola. Penumpukan jumlah penumpang juga jadi perhatian terutama saat jam sibuk.

Sebagai informasi, untuk jumlah penumpang yang masuk dari stasiun duri mencapai 20.000 orang/hari di hari kerja dan 30.000 orang/hari di hari libur. Sementara untuk yang transit jumlahnya jauh lebih besar yaitu sekitar 35.000 orang/hari.


Untuk jadwal pagi yaitu pukul 06.00 sampai 08.00 terjadi kepadatan dengan total jumlah penumpang yang mencapai 8.000 orang yang diangkut dengan 4 rangkaian kereta 10 gerbong yang datang setiap 30 menit sekali.

Sementara di sore hari, Stasiun Duri juga mengalami hal serupa. Dari pukul 17.00-20.000 penumpang yang pagi hari, kembali menuju rute Tangerang dari Stasiun duri. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed