Tawaran CNOOC atas Unocal Dihalangi Kongres AS, Cina Murka

Tawaran CNOOC atas Unocal Dihalangi Kongres AS, Cina Murka

- detikFinance
Selasa, 05 Jul 2005 10:27 WIB
Jakarta - Cina memberi tanggapan yang emosional atas hasil voting Kongres AS yang memutuskan agar pemerintah AS memblokade penawaran China National Offshore Oil Corporation (CNOOC) atas Unocal senilai US$ 18,5 miliar. "Kami mendesak Kongres AS untuk mengkoreksi kesalahan yang diperbuatnya dengan mempolitisasi masalah ekonomi dan perdagangan dan berhenti mengintervensi transaksi komersial perusahaan yang normal," tegas Menteri Luar Negari Cina Li Zhaoxing dalam pernyataannya seperti dilansir AFP, Selasa (5/7/2005).Cina menilai, penawaran CNOOC untuk mengambil alih perusahaan AS, Unocal, merupakan sebuah aktivitas komersial normal antara dua perusahaan dan semestinya tidak menjadi korban intervensi politik. Pada Kamis, 30 Juni lalu, House of Representatives AS mengadakan voting dengan hasil mayoritas menginginkan penyelesaian tidak mengikat yang meminta pemerintah AS memblokade penawaran Unocal. Kongres AS menilai, pengambilalihan perusahaan AS oleh perusahaan Cina dapat mengancam keamanan nasional AS. "Dalam opini saya, kami tidak dapat membuat mayoritas pemasok energi AS dikontrol oleh negara komunis, Cina," ujar anggota Kongres William Jefferson.CNOOC yang merupakan perusahaan migas terbesar ketiga Cina, pada 23 Juni lalu mengumumkan penawarannya atas Unocal senilai US$ 18,5 miliar. Tawaran ini berarti US$ 1,5 miliar di atas tawaran ChevronTexaco yang telah diumumkan sebelumnya. Namun tawaran CNOOC ini tidak berjalan mulus karena memicu kemarahan anggota Kongres AS.Dalam penawaran ini, bertindak sebagai penasihat adalah JP Morgan Securities dan Goldman Sachs, yang juga akan menyediakan dana sekitar US$ 3 miliar bagi CNOOC. Sementara bank BUMN Cina dikabarkan akan menyokong pendanaan bagi CNOOC sebesar US$ 6 miliar. (qom/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads