Dampak Seretnya BBM
PLN: Kurangi Pemakaian Listrik
Selasa, 05 Jul 2005 13:04 WIB
Jakarta - Akibat seretnya pasokan BBM, masyarakat kembali diimbau menghemat pemakaian listrik. Langkah berhemat itu antara lain ditempuh dengan mengurangi pemakaian AC dan tidak menggunakan dispenser. Imbauan itu disampaikan Dirut PT PLN (persero) Eddie Widiono di sela-sela pembukaan pelatihan manajemen di Kantor Pusat PLN, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Selasa (5/7/2005).Menurut Eddie, salah satu upaya yang dapat dilakukan masyarakat dalam menghemat energi, misalnya pengatur suhu (remote control) AC yang dipasang dalam posisi standby lebih baik dimatikan karena memakan listrik cukup banyak."Jadi kalau kita mau pergi sebaiknya remote control jangan dalam posisi standby, lampu berwarna merah. Itu sebenarnya boros listrik karena memakan energi cukup banyak. AC kalau bisa suhunya diturunkan sesuai kamar. Dispenser kalau perlu jangan gunakan, karena hanya pemborosan," imbau Eddie.Eddie menambahkan, kesadaran masyarakat untuk berhemat sudah cukup baik, yang terlihat dari kepatuhan atas imbauan PLN pada 23 Mei hingga 6 Juni lalu. Pada waktu itu PLN tengah melakukan penyambungan pipa gas PLTGU Muara Karang dan Tanjung Priok. Pada hari pertama imbauan PLN, masyarakat mematuhi dan beban puncak bisa turun hingga 500 megawatt.Eddie juga mengaku masalah kurangnya pasokan BBM untuk PLN sebagai masalah yang sangat dilematis. "Pertamina bisa saja membeli atau impor BBM, tapi di sisi lain subsidi pemerintah naik. Jadi seluruh rantai ini menghadapi tantangan," ujar Eddie.
(qom/)











































