Sanyo Pangkas 14.400 Karyawan

Tutup 20% Pabrik di Jepang

Sanyo Pangkas 14.400 Karyawan

- detikFinance
Selasa, 05 Jul 2005 14:06 WIB
Jakarta - Sanyo Electric Co. Ltd. secara resmi mengumumkan rencananya melakukan PHK sekitar 15 persen dari jumlah total karyawannya sebanyak 96.000, yakni 14.400 karyawan dalam tiga tahun mendatang. Sanyo juga akan menutup atau menjual sekitar 20 persen pabriknya di Jepang, memangkas biaya hingga 70 miliar yen (US$ 627 juta) dan mengurangi bunga utang sekitar 600 miliar yen. Rencana yang diumumkan pada Selasa (5/7/2005), seperti dikutip dari Reuters ini, dimaksudkan untuk memulihkan laba Sanyo. Sanyo berharap dengan restrukturisasi ini akan memperoleh kenaikan laba operasi hingga 5 persen untuk periode tahun fiskal yang berakhir Maret 2008. Di bawah tim manajemen baru, Sanyo berharap keuangannya bisa pulih setelah pada periode keuangan yang berakhir 31 Maret lalu, Sanyo mencatat rugi bersih hingga 171,54 miliar yen (US$ 1,54 miliar). Kerugian Sanyo terutama disebabkan munculnya bencana gempa yang menghancurkan pabrik semikonduktor, serta anjloknya penjualan kamera digital dan telepon genggam. Namun dalam rencana restrukturisasi Sanyo, tidak disebut-sebut soal penutupan pabriknya di Indonesia seperti dilansir Harian Jepang Nihon Keizai Shimbun pada Jumat lalu, 1 Juli 2005.Sanyo Indonesia juga telah mengeluarkan bantahan perihal penutupan pabrik di Indonesia. Menurut Menteri Perindustrian Andung Nitimihardja, Sanyo bahkan berniat menambah investasinya di Indonesia hingga US$ 20 juta pada November mendatang untuk meningkatkan produksi.Pemegang saham Sanyo telah menyerahkan tugas mereformasi perusahaan kepada tim manajemen baru yang dipimpin Chief Executive Tomoyo Nonaka dan Presiden Direktur Toshimasa Iue. Nonaka adalah mantan wartawan yang belum berpengalaman menjalankan perusahaan. Sementara Iue adalah putra dari chairman Sanyo dan cucu dari pendiri perusahaan.Sanyo juga berencana mengurangi asetnya saat ini sebesar 130 miliar yen dan melikuidasi aset tak bergerak senilai 70 miliar yen serta utang perusahaan dalam tiga tahun ke depan.Setelah pengumuman restrukturisasi ini, saham Sanyo langsung naik 3 yen (1 persen) di level 299 yen pada perdagangan Selasa siang di Tokyo Stock Exchange. (qom/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads