Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 13 Apr 2018 11:16 WIB

5.200 Orang Daftar, Sekolah Dinas Kemenkeu Paling Diminati

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Foto: Andhika/detikcom Foto: Andhika/detikcom
Jakarta -
Sebanyak 8 kementerian/lembaga (K/L) resmi membuka pendaftaran sekolah kedinasan pada (9/4) lalu. Hingga hari ketiga dibuka ada sebanyak 41.708 orang sudah mengikuti pendaftaran dari 8 sekolah kedinasan tersebut.
Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyatakan dari total jumlah pendaftar tersebut, Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (PKN STAN) merupakan yang paling banyak diminati sejauh ini. Lulusan yang nantinya akan ditempatkan di Kementerian Keuangan itu telah diminati sebanyak 5.227 orang.

Di posisi kedua adalah Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Jumlah pelamar IPDN hingga hari ketiga pendaftaran telah mencapai 3.708 peserta. Selanjutnya ialah di bawah instansi Kementerian Perhubungan, yakni terdiri dari 11 Sekolah Tinggi, POLTEK, dan Akademi.
Sebaliknya, tiga peminat paling sedikit yaitu Sekolah Tinggi Intelejen Negara (STIN) sebanyak 412 peserta, kemudian Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG) sebanyak 410 orang, dan terakhir Sekolah Tinggi Sandi Negara atau STSN sebanyak 182 pendaftar.
Dari total pendaftar tersebut, sebanyak 62,1% di antara mengaksesnya melalui https://sscndikdin.bkn.go.id melalui smartphone, sementara 37% mengakses melalui PC dan 0,9% menggunakan tablet.

Kepala Biro Humas BKN, Mohammad Ridwan, menjelaskan bahwa pada awal pendaftaran ada beberapa kendala teknis, misalnya algoritma umur yang memang belum disepakati oleh K/L, kepastian format foto, kepastian dokumen identitas bagi mereka yang belum punya KTP dan sebagainya.
"Alhamdulillah, berkat kerja sama BKN dan masing-masing Sekolah Kedinasan, semua kendala teknis dapat diatasi dan sistem sudah operasional secara penuh," kata Ridwan di Jakarta, Jumat (13/4/2018).
Ridwan mengatakan bila masih ada kesulitan untuk melakukan pendaftaran, maka calon peserta bisa langsung menghungi layanan resmi dari BKN. Di sana, peserta dapat dibimbing untuk bisa mengikuti pendaftaran.

"Bagi pendaftar yang mengalami kesulitan mengakses web Sekolah Kedinasan yang dituju setelah menyelesaikan registrasi di https://sscndikdin.bkn.go.id, silakan menghubungi Call Center Sekolah kedinasan atau media sosial mereka pada tautan https://sscndikdin.bkn.go.id/kontak," kata dia.
Selanjutnya Ridwan menjelaskan bahwa bagi mereka yang terlanjur salah mengisi data (alamat, foto, email, ijazah, dan sebagainya) agar melanjutkan proses pendaftaran di Sekolah Kedinasan masing-masing, sebab tidak ada proses seleksi administratif di sistem SSCN BKN.
"Proses seleksi administratif akan dilakukan oleh Sekolah Kedinasan," tuturnya.
(fdl/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com