Follow detikFinance
Kamis, 19 Apr 2018 15:00 WIB

Bagaimana Nasib 14 Proyek Strategis yang Dicoret Jokowi?

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Dikhy Sasra Foto: Dikhy Sasra
Jakarta - Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyebutkan 14 proyek yang dicoret dari daftar proyek strategis nasional (PSN) dipastikan masih tetap berjalan atau direalisasikan.

Ketua Tim Pelaksana KPPIP Wahyu Utomo mengatakan meski keluar dari daftar PSN, namun 14 proyek tersebut masih tetap berjalan sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

"Proyek ini dikeluarkan sementara. Ini yang menyebabkan mau tidak mau kita keluarkan terlebih dahulu," kata Wahyu di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Kamis (19/4/2018).


Adapun 14 proyek yang dikeluarkan dari daftar PSN total investasinya Rp 264 triliun. Kata Wahyu, 14 proyek tersebut juga masih bisa diusulkan pada saat evaluasi di tahun berikutnya.

"Diingatkan 14 proyek ini bisa disiapkan lagi jika diselesaikan masalahnya, dimungkinkan masuk PSN lagi," jelas dia.

Sementara itu, Direktur Program KPPIP Rainier Haryanto mengatakan 14 proyek yang dikeluarkan dari daftar PSN bisa berjalan hanya saja fasilitas yang tertuang dalam Perpres 58 Tahun 2017 tidak dapat.

"Dicoret itu bukan berarti berhenti, karena persyaratan disematkan PSN itu banyak persyaratannya. Proyek ini tetap berjalan tanpa harus masuk daftar," jelas Rainer.

Fasilitas yang didapat proyek PSN tertuang pada Prepres 58 Tahun 2018, antara lain kemudahan kesesuaian tata ruang atas lokasi PSN dari Menteri Agraria dan Tata Ruang. Ini berlaku bagi proyek yang tidak sesuai dengan rencana tata ruang kabupaten/kota, dan atau rencana zonasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil.

Lalu penyediaan tanahnya dilakukan melalui ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum dengan menggunakan waktu minimum. Mendapat perhatian langsung dari pemerintah pusat karena mengevaluasi progres dan nanti akan dilaporkan kepada Presiden.

Hanya saja, kata Rainier, pemerintah juga akan menyiapkan satu aturan yang memberikan fasilitas kepada proyek-proyek yang keluar dari PSN. Berdasarkan hasil rapat terbatas, proyek yang tidak lagi masuk daftar akan tetap mendapatkan fasilitas seperti pada PSN.

"Pada saat dilepas memang berkaitan dengan fasilitas, tetapi presiden memberikan arahan fasilitas itu diperluas untuk non PSN," jelas Rainer.


Diketahui, total proyek PSN saat ini sebanyak 222 dan 3 program tambahan dengan nilai investasi kurang lebih Rp 4.100 triliun. Sebanyak 3 program tambahan itu adalah program ketenagalistrikan 35.000 MW, program pengembangan industri pesawat, dan program pemerataan ekonomi.

14 Proyek Strategis yang Dicoret Jokowi Tetap JalanFoto: Tim Infografis, Nadia Permatasari
(ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed