Follow detikFinance
Jumat, 20 Apr 2018 17:33 WIB

RI Ajak Filipina hingga Thailand Bahas Rencana Masuk TPP

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita/Foto: Eduardo Simorangkir Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita/Foto: Eduardo Simorangkir
Jakarta - Indonesia berencana bergabung dalam perjanjian perdagangan bebas atau Trans Pacific Partnership (TPP). Menurut Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita mengatakan pihaknya akan mempertimbangkan rencana tersebut.

Apalagi setelah pemerintah Amerika Serikat menarik diri dari TPP.

"Ya, kita consider untuk TPP ini. Kita consider untuk itu, tapi kan kita ada prosesnya, progresnya. Pipeline kita masih banyak, mari kita evaluasi TPP minus Amerika itu dampak dari perdagangannya seperti apa, kita lagi lakukan kajian," kata Enggar di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Jumat (20/4/2018).


Kajian tersebut akan dilakukan bersama negara ASEAN lainnya yang belum bergabung dalam TPP, yaitu Filipina, Myanmar, Thailand, Laos, Kamboja. Sementara negara ASEAN yang sudah bergabung dalam TPP adalah Singapura, Vietnam, Brunei Darussalam, Malaysia

"Ya nanti akan saat informal meeting. Dari 10 negara, kan 6 nih (yang belum masuk). Empat sudah masuk. Jadi yang enam ini kan permisi juga sama yang empat. Saya usul kepada Ketuanya untuk diangkat dan diajak bicara," tutupnya.

Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani sebelumnya mengatakan pada dasarnya Indonesia selalu ingin bergabung dalam TPP sesuai dengan keinginan Presiden Joko Widodo (Jokowi). (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed